The Scary Things Drone Can Do …(part 2)

//

scary dronePada bagian pertama tulisan saya mengenai manfaat drone ini, saya sudah menguraikan sebagian kecil hal yang bisa dilakukan oleh drone. Namun seperti yang telah saya katakan, semua itu tidak ada apa2nya jika terjadi penyalahgunaan drone untuk hal2 yang tidak benar….

The Scary of Drone

Diluar manfaatnya yang tidak terbatas itu, kegunaan drone bagi hal2 yang tidak baik juga sama tidak terbatasnya, bahkan impactnya malah bisa sangat mengerikan.

Pada saat pertama kali saya membaca mengenai drone ini, kurang lebih sekitar akhir tahun 2013, saya ingat sekali saya mengatakan ke istri saya bahwa saya ingin segera membeli drone ini sebelum nanti dilarang digunakan.

Ketika itu kebetulan saya sedang berencana bepergian ke beberapa National Park di US (baca tulisan saya Defeating Angels Landing…). Dan saya ingin mengabadikan National Park itu menggunakan drone.

Namun rupanya saya terlambat, Continue reading

The Good Things Drone Can Do … (part 1)

Nixie 1Pada tulisan saya sebelumnya Fly Like A Bird, sekilas saya telah menguraikan mengenai drone DJI Phantom 2 Vision + (P2V+) yang sekarang lagi merajai dunia per-drone-an.

Kemunculan P2V+ telah membuat berbagai perusahaan seperti tersadar dari mimpinya, dan kemudian berlomba-lobam membuat berbagai macam drone yang membuat kompetisi di bidang ini menjadi memanas. Berbagai model drone mulai bermunculan untuk menandingi kecanggihan P2V+.

Jika pembaca mengetikkan kata drone di google, maka bisa didapatkan berbagai macam drone, dari yang hanya main2 hingga yang serius. Sebagian besar drone di pasaran memang masih untuk bermain-main, mulai dari harga puluhan dollar hingga ribuan dollar (saya akan membahas mengenai hidden cost, biaya tak terduga, bermain drone ini).

Nano Drone

Nano Drone

Continue reading

Please, Find My iPhone…

Find iPhoneSaya sedang berdiri di Lobby Barat Grand Indonesia, menunggu jemputan supir saya, ketika tiba2 saya tersadar :”Matiii…dimana iPad saya?”. Duhh… dimanaaaa…yaaaa… Perasaan panic tiba2 menjalar ke seluruh tubuh begitu menyadari iPad yang tadi saya tenteng-tenteng tidak ada ditangan.

Hmmm…dimana ya?

Kapan ya terakhir kali saya melihatnya?

Continue reading

Fly Like A Bird

P2V+Siapa yang tidak tahu drone? Saya yakin semua pembaca setia tulisan saya ini sudah pernah membaca atau bahkan memainkan drone, benar tidak pembaca?

Dulu istilah ini tidak banyak yang tahu, paling tidak bagi kalangan bawah seperti supir saya belum tahu artinya. Namun setelah Joko Widodo, yang ketika itu masih merupakan Capres, berulang kali mencanangkan penggunaan pesawat tanpa awak ini untuk menjaga territorial perairan Indonesia, maka istilah drone menjadi sangat terkenal hingga ke warteg dan warkop di pinggiran jalan.

Pada tulisan ini, saya tidak membahas mengenai drone militer atau komersial yang berharga puluhan milyar, namun personal drone yang dewasa ini ama sangat popular karena harganya yang semakin terjangkau dan juga karena kecanggihannya.

Saya akan mencoba membagi pengalaman dan kekhawatiran saya selama kurang lebih 6 bulan menggunakan drone yang paling popular di pasaran saat ini yaitu DJI Phantom 2 Vision+. Mulai dari apa yang menyebabkan saya menjadi salah satu pencintanya, kekurangan drone yang tampak sangat mudah dikendalikan itu hingga kekhawatiran saya akan perkembangan drone yang semakin lama semakin luar biasa ini. Continue reading

Q20: Yang Classic Memang Lebih Moiii kah?

BlackBerry ClassicPosting saya mengenai BlackBerry Q10 (BlackBerry Q10, Sucks!) adalah salah satu tulisan yang paling sering dibaca dan bertahan hingga hari ini, sejak saya posting tanggal 23 Juni 2013 lalu. Fiuhh… ternyata sudah lama juga ya, setahun setengah yang lalu.

Tulisan ini juga memperoleh komentar paling banyak dan beragam. Dari yang setuju, yang berterima kasih hingga memaki-maki saya karena “kebodohan”, “ketidak mampuan”, “keengganan” saya beradaptasi terhadap teknologi baru.

Semua komentar2 itu saya biarkan saja, lucu aja :). Ada yang saya komentari ada juga yang saya delete. Terutama yang menggunakan kata2 yang tidak pantas untuk ditayangkan, yang dipost oleh beberapa pembaca yang tidak berani menggunakan nama sebenarnya alias penakut :).

Ulasan saya ketika itu lebih saya utamakan pada user interface Q10 yang menggunakan OS terbaru BlackBerry 10 yang menurut saya tidak user friendly, serta kekecewaan saya atas dibuangnya Navigation Key yang menurut saya sangat innovative.

Kekurangan yang saya rasakan ketika itu kemudian diakomodir oleh BB melalui serangkaian update OS hingga saat ini. Namun kenyamanan navigasi yang ada pada BB sebelumnya tidak bisa kembali tanpa dikembalikannya Navigation Key yang ada pada BB jadul sebelumnya.

Continue reading