Broadcast Herbal Recipes

 

Mortar with fresh rosemary and dried spicesBeberapa waktu lalu, tiba2 salah satu group chat saya yang biasanya sepi, sekonyong-konyong bergairah, sedari pagi tang ting tung bertubi-tubi hingga saya tidak tahan dan akhirnya saya silent.

Malam hari setelah saya agak senggang, iseng2 saya tengok group yang sedang bergairah ini :). Saya baca dari awal, ternyata penyebabnya adalah gara2 salah satu teman mem-broadcast resep herbal yang ‘katanya’ bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit dan menurunkan segala macam gangguan darah seperti triglyceride, cholesterol, diabetes dll dll. Tentu diawali dengan kesaksian orang yang pernah terselamatkan oleh ‘ramuan’ itu.

Diskusi resep herbal ini kemudian berkembang menjadi diskusi berbagai macam resep herbal lain yang juga ‘katanya’ bisa menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit modern yang menyerang hampir sebagian masyarakat yang doyan ‘nyonyo’ alias mengunyah :). Apalagi kalau bukan diabetes, triglyceride, cholesterol, SGOT/SGPT, asam urat dll dll itu.

Saya yakin sebagian besar dari pembaca yang join di berbagai group chat pernah menerima “broadcast herbal recipes” alias “resep broadcast” seperti ini. Maaf saya tidak tahu apa istilahnya, jadi kita pakai nama  “resep broadcast” saja ya, resep tidak jelas asal usul dan penelitian ilmiahnya, yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit melalui “broadcast” :). Continue reading

Do you move enough?

Pernahkah pertanyaan ini mampir di benak pembaca? Pertanyaan yang tidak penting2 amat, terutama bagi pembaca yang masih muda belia. Begitu pula halnya dengan saya, tidak pernah saya peduli seberapa banyak saya bergerak dalam sehari, hingga…seingat saya…umur saya mulai mencapai kepala empat, ya betul kepala empat.

Begitu umur mulai memasuki kepala 4, yang katanya “Life begin at Forty” yang juga merupakan judul buku karya Walter B. Pitkin pada tahun 1932, maka terasa sekali badan ini tidak muda lagi. Rasa capek yang dulu jarang terasa, sekarang rasanya mulai seneng mampir. Istilah tertidur yang dulunya tidak pernah saya pahami, sekarang lebih sering mengalami.

Dulu saya paling tidak suka kalau dipijat, geli dan sakit rasanya. Saya sering heran melihat orang2 yang senang sekali dipijat sampai berjam-jam, sampai ‘grak-grok-grak-grok’ ketiduran. Ngapain pikir saya buang2 waktu tengkurap disiksa berjam-jam, habis gitu masih disuruh bayar pula :).

Tapi…mendekati kepala 4, Continue reading

Mohon perhatian orang tua mengenai ‘permen karet libido’

permen karet libidoDua hari yang lalu seorang teman saya sambil cengengesan menanyakan ke saya apakah sudah mencoba keampuhan permen karet libido. Dengan wajah bloon saya malah balik bertanya:”Permen karet libido? Apaan tuh?”. Saya tahunya perment karet Chiclets, DoubleMint, Wrigley’s, tapi belum pernah dengar permen karet libido. Diapun sembari tetap cengengesan meneruskan menggoda saya, seakan-akan saya pasti sudah mencobanya. Sialan bener…errrgghhh.

Karena memang tidak mengerti apa yang dimaksud dengan permen libido itu, sayapun mendesak dia untuk menceritakan apa yang dia maksud. Melihat keseriusan saya, akhirnya dia menunjukkan berita di kompas.com mengenai permen karet libido ini di iPad yang dibawanya.

Saya segera mengambil iPadnya dan dengan ternganga membaca berita berjudul Heboh Ibu2 Berburu Permen Libido dan beberapa berita lain mengenai kehebatan permen libido ini. Berita mengenai perman karet ini rupanya sudah diberitakan oleh kompas.com sejak awal bulan February lalu, namun terlewat dari radar saya. Continue reading