Ketika AI Kabur dari Sandbox

Pelajaran dari insiden OpenAI dan Hugging Face

Disclaimer:

Tulisan saya ini tidak bermaksud untuk menguliahi, menggurui atau menakut2i, tetapi untuk membuka wawasan kita semua akan potensi luar biasa AI yang saat ini sudah menjadi makanan sehari2 hampir seluruh Masyarakat pengguna internet. Tulisan ini saya research menggunakan AI, termasuk juga beberapa bagian penulisannya.

Pertama2 perkenankan saya menyapa pembaca setia saya yang masih tetap mengunjungi blog saya meskipun sudah hampir 3 tahun saya tidak menulis.

Kali ini, ditengah kemalasan saya akibat banyaknya hiburan di telapak tangan saya (baca: HP :)), saya memaksakan diri untuk untuk mengetikkan tulisan yang menurut saya sangat perlu teman2 ketahui mengenai resiko terbesar AI yang mungkin belum terbayang selama ini. 

AI berpotensi lebih berbahaya dibanding NUKLIR

Ini adalah pernyataan salah satu dedengkot AI yang juga merupakan pengusaha terkaya di dunia, Ellon Musk. Pada bulan Agustus 2014 (dua belas tahun lalu) melalui account Twitter (sekarang X) pribadinya dia mengatakan: 

“Kita harus sangat berhati-hati dengan AI. Berpotensi lebih berbahaya dibanding nuklir.”

Hal ini dia sampaikan setelah membaca buku berjudul Superintelligence: Paths, Dangers, Strategies karya filsuf Nick Bostrom.

Continue to page 2 —> please click 2 below…

Apple iOS 14: Should you upgrade?

Tulisan ini saya tujukan bagi pengguna iOS yang masih ragu2 atau bingung menentukan apakah akan mengupgrade ke iOS 14 atau tidak?

Bagi para penggemar berat product Apple (Apple Fanboy), saya yakin sudah pada mengupgrade iOS iPhone mereka ke versi 14 sejak tanggal 17 September 2020, ya kan? šŸ˜ƒ. Termasuk saya juga, meskipun saya ā€œmengakuā€ tidak termasuk Apple Fanboy šŸ˜. Namun ternyata diluar itu, masih banyak yang bertanya ke saya apakah worth it untuk naik versi atau lebih baik tetapi di versi 13?

Seingat saya, selama ini saya hampir tidak pernah menulis mengenai perubahan versi iOS, baik skala kecil dalam bentuk sub-version maupun skala besar dalam perubahan versi dari iOS 11 ke 12 atau ke 13. Karena menurut saya, inovasi2 yang diluncurkan oleh Apple sudah sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan Android, sudah jauh kalah creative dan innovative lah, sehingga tidak ada factor WOW yang membuat saya tergerak menuliskannya.Ā 

Continue reading

Galaxy Note vs iPhone

Haizzz… topik ini lagiiii… ini lagiiii… ga habis2nya… tiap tahun selalu topik ini yang jadi bahan pembicaraan … ya kan pembaca? :). Rasanya hampir setiap tahun seluruh media beramai-ramai membandingkan kedua smartphone canggih ini… lagi dan lagi… tapi kok ya topik ini selalu hot dibahas ya…

Saya sebenarnya juga sudah tidak terlalu semangat mengulas topik ini, apalagi setelah 8 bulan menikmati libur menulis, rasanya nikmat sekali bisa browsing dan nonton TV, ditambah pula jari2 tangan saya rasanya sudah mulai kaku untuk diajak mengetik lagi.

Tapi sejak dua minggu lalu, ketika Samsung nge-blast email pengumuman launching Galaxy Note 9, teman2 dan beberapa pembaca mulai lagi menanyakan ke saya kudu beli Note 9 atau nunggu iPhone terbaru yang issuenya akan segera diluncurkan juga. Beberapa teman saya ternyata masih bertahan dengan Galaxy Note 5, bahkan ada yang masih menggunakan Note 4.

Namun kalau hanya alasan ini saja rasanya juga tidak akan membuat saya tergerak memulai menulis lagi. Yang membuat saya mulai mengetik lagi adalah gara2 dua orang sobat saya beradu mulut cukup panas, hanya gara2 yang satu membela Note, yang satunya lagi menjagokan iPhone… wkwkwk… lucuuu… lucuuu… šŸ™‚

Awalnya sederhana, salah satu teman menanyakan ke saya sekarang ini menggunakan HP apa? Saya meletakkan di meja dua ponsel yang selalu menemani saya, yakni Note 8 dan iPhone X. Kemudian teman saya satunya langsung nyletuk: ā€œLehhh… Lu ngapain pakai Note 8, enakan mah pakai iPhone. Apa karena lu dibayar Samsung ?ā€ katanya nyinyir :). Saya hanya nyengir mendengar sindirian dia… hihihi… Dia rupanya masih inget aja saya pernah jadi bintang dadakan iklan Galaxy Note 5 (silakan baca pengalaman tak terlupakan saya di link ini https://gunturgozali.com/2015/09/27/an-unimaginable-experience-in-my-life/).

Continue reading

Try This While You Still Can !

Pocher Dukati FrontSelama kurang lebih 7 akhir pekan (weekends) terakhir saya berpuasa menonton atau keluar rumah untuk makan bersama istri saya, kegiatan yang selama beberapa tahun terakhir ini mengisi akhir pekan kami berdua. Ngapainnn… hayooo… šŸ™‚

Saya sengaja mendekam di rumah untuk melakukan kegiatan yang tidak pernah sekalipun mampir di benak saya sejak dulu. Kegiatan yang akan saya share ini seem not important, tapi setelah saya menjalaninya, saya rasa pembaca perlu tahu dan mungkin perlu juga sekali2 mencobanya, mumpung masih bisa… šŸ™‚

Kegiatan ini membuat saya tidak bisa tidur enak, penasaran, gregetan, ngomel, terdiam berpikir, namun sekaligus juga berdecak kagum atas kehebatan sang pembuatnya…

Kegiatan seperti apakah itu? Tentu pembaca sudah mulai gregetan bukan? Hehehe… Yukkk lanjuttt…

Continue reading

Ayooo… pilih mana, Galaxy Note 7 atau iPhone 7?

Hal yang pertama saya lakukan pagi ini adalah meraih iPad saya, dan menonton acara Apple Keynote Live yang baru diselenggarakan di Bill Graham Civic Auditorium, San Francisco tanggal 7 September 2016, 10am waktu setempat, atau kemarin malam pukul 24.00.

Sedianya saya ingin menonton langsung acara ini seperti beberapa keynote sebelumnya, akan tetapi seperti juga beberapa keynote lainnya mata saya tidak bersedia diajak kompromi, dianya merem aja sendiri… hehehe…

Acara ini tentu sudah ditunggu-tunggu oleh pencinta gadget seluruh jagad, termasuk saya juga (caileee… pencinta gadget nih yeee… hehehe…). Siapa yang tidak penasaran dengan spesifikasi dan fitur2 iPhone 7 yang merupakan major release setelah iPhone 6s dan iPhone 6s Plus yang dilaunch 9 September 2015 lalu itu.

Lha terus ngapain kok saya bela2in malam ini juga langsung menulis dan memposting tulisan Ā ini?

Jawaban pendeknya karena hutang… Continue reading