2.16 Miracle of Fasting: A New Me After IF & PF

Fiuhhh… akhirnya tiba juga pada postingan terakhir saya di bagian kedua ini.. Semoga postingan saya mengenai bagaimana saya menurunkan berat badan sebelum ini menjawab rasa penasaran Ibu2 😃 (2.15 Miracle of Fasting: Lost 8 kg in 3 weeks…).

Bagi pembaca yang masih setia membaca hingga postingan terakhir saya ini, saya ucapkan selamat, karena pembaca akan memperoleh informasi lengkap atas apa yang sudah saya alami dan pelajari selama 2 tahun ini.

Pada bagian ini saya ingin sedikit show off atas apa yang saya capai dengan bersusah-susah melakukan semua kegiatan yang saya tuliskan di seluruh postingan saya selama ini 😃, agar pembaca yakin JIKA SAYA BISA, PEMBACA PASTI JUGA BISA. Tentu saya juga akan share mengenai apa saja arti tiap hasi pengukuran sebagai tambahan pengetahuan saja.

Saya berharap apa yang akan saya share di bawah ini akan memberikan keyakinan ke pembaca bahwa semua susah payah saya memberikan hasil yang sepadan sehingga pembaca yang memiliki keluhan seperti yang saya uraikan di bagian awal tulisan saya, tertarik untuk mencoba apa yang sudah saya lakukan.

Continue reading

2.14 Miracles of Fasting: Prolonged or Extended Fasting

Jika pembaca sudah sampai di bagian ini, maka saya berasumsi pembaca sudah memahami postingan saya sebelumnya, terutama sebelum ini (2.13 Miracles of Fasting: Hormone Grhelin). It’s ok kalau pembaca belum mencoba IF, tapi paling tidak sudah memahami why nya.

Sekarang kita masuk ke yang lebih serius, yaitu Prolonged Fasting.

Seperti yang saya singgung sebelumnya, Prolonged Fasting atau Extended Fasting adalah puasa lebih dari 24 jam, tentu pengertian puasa disini adalah water fasting. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa Prolonged Fasting memberikan berbagai macam benefits, sudah saya post pada postingan sebelumnya. Namun kita ulang lagi di bawah ini. Continue reading

2.13 Miracles of Fasting: Hormone Grhelin

Pada postingan saya sebelumnya (2.12 Miracles of Fasting: IF & Mindset saya membahas mengenai pentingnya kita menetapkan Mindset yang kuat ketika hendak menjalani IF / PF ini, agar bisa kita jadikan New LifeStyle. Salah satu hal yang membantu kita menjalani IF / PF ini lebih mudah adalah jika kita tidak lagi takut dengan RASA LAPAR.

Aneh ya statement saya ini? 😝

Selama hidup saya, puluhan tahun, saya sangat takut dengan rasa lapar. Begitu perut memanggil2, saya sudah bingung mencari ganjel, apapun yang bisa saya makan (bukan ganjel pintu yang pasti 😃). Saya selalu diingatkan jangan sampai telat makan karena nanti tubuh bisa lemas, gak bisa mikir dan bisa menderita sakit maag. Itu Mindset saya seumur hidup saya sebelum mengenal IF / PF ini.

Hari ini saya merasa sudah lepas dari rasa lapar. Ketakutan sudah lewat. Sekarang kalau lapar, saya cari air saja, atau saya biarkan, dia akan berlalu sendiri.

Mengapa bisa begitu? Apa penyebab rasa lapar itu? Apakah karena tubuh kita kekurangan makanan, membutuhkan energy sesegera mungkin, sehingga kalau tidak segera makan sesuatu kita akan pingsan?

Hormon Ghrelin alias Hormon Lapar…  Continue reading

2.11 Miracles of Fasting: Autophagy

Pada postingan sebelumnya (2.10 Miracles of Fasting: Intermittent Fasting), saya sudah membahas sekilas mengenai berbagai benefit dari Fasting, yang tentu sebagian dari kita, termasuk saya pada awalnya, tidak percaya. Mosokk sehhh… orang kelaparan kok malah bisa dapat benefit seperti itu???

Asumsi saja deh semua benefit itu tidak kita peroleh karena peneliti asal cuap, akan tetapi ada satu hasil penelitian yang oleh karenanya memperoleh Hadiah Nobel 2016 yang paling tidak perlu kita simak yaitu Autophagy ini.

So let’s talk about Authophagy… apaan itu? Continue reading

2.10 Miracles of Fasting: Intermittent Fasting

Jika pembaca sudah mulai tertarik dengan benefits Fasting seperti pada postingan saya sebelumnya (2.9 Miracles of Fasting: What is Intermittent & Prolonged Fasting?), maka mari kita bahas bersama2 mengenai 2 jenis Fasting yang akan menjadi topik utama saya, yang pertama adalah Intermittent Fasting.

Apakah Intermittent Fasting itu?

Intermittent kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya berselang. Tetapi kalau Intermittent Fasting diterjemahkan Puasa Berselang, kok rasanya gak pas ya, malah bikin bingung ya 😃. Jadi apa dong? Continue reading