1.9 Miracles of Walking: Happy Hormones…

Pada postingan saya terakhir (1.8 Miracles of Walking: Olga menurunkan kadar gula darah, cholesterol dll?), saya menyinggung mengenai perubahan semangat yang saya alami, yang tadinya malas gerak menjadi “bedigasan” atau “pecicilan”. Apa ya terjemahannya :)? Saya percaya pembaca ngerti lah maksud saya :).

Nah ternyata berdasarkan research, ketika kita berolahraga, otak kita memproduksi Endorphins. Endorphins adalah salah satu type neurotransmitter atau bahan kimia yang membantu meringankan rasa sakit dan stress. Endorphins hanya salah satu dari apa yang disebut kelompok Happy Chemicals atau Happy Hormone, seperti dopamine, serotonin dan oxytocin.

The mental benefits of aerobic exercise have a neurochemical basis. Exercise reduces levels of the body’s stress hormones, such as adrenaline and cortisol. It also stimulates the production of endorphins, chemicals in the brain that are the body’s natural painkillers and mood elevators. Endorphins are responsible for the “runner’s high” and for the feelings of relaxation and optimism that accompany many hard workouts — or, at least, the hot shower after your exercise is over.

Exercising to Relax – Harvard Medical School Continue reading

1.8 Miracles of Walking: Olga menurunkan kadar gula darah, cholesterol dll?

Apakah olahraga menurunkan berat badan? TIDAK!

Lho beneran tah? Iya… 😝

Jika tidak percaya silakan membaca postingan saya sebelum ini (1.7 Miracles of Walking: Olga menurunkan berat badan?), atau silakan baca link berikut:

https://www.theguardian.com/lifeandstyle/2010/sep/19/exercise-dieting-public-health

Berikut saya copas satu paragraph dari link di atas: Continue reading

1.7 Miracles of Walking: Olga menurunkan berat badan?

Ketika saya merasakan perbaikan pada tubuh saya karena kebiasaan rutin saya ber JJP (baca 1.6 Miracles of Walking: Posture…), saya sudah semangat sekali untuk menuliskan semua pengalaman yang telah saya tuliskan di beberapa postingan sebelum ini. Wahhh semangat banget deh waktu itu…

Akan tetapi masih ada 2 hal yang ingin saya ketahui, yaitu Berat Badan dan kadar triglyceride, cholesterol dan kadar gula darah saya.

Selama hampir setahun lamanya saya sengaja tidak melakukannya. Padahal biasanya saya rutin melakukan pengecekan darah di Laboratorium RS Swasta terdekat. Saya ingin tahu apakah benar kalau kita berolahraga setiap hari, berat badan akan turun drastic dan semua indicator darah kita akan membaik.

Selama saya melakukan JJP ini, saya tidak merubah pola makan saya, artinya saya makan seperti biasa, tidak ugal2an tapi juga tidak berpantang apa2. Biasa saja. Namun saya menghentikan meminum obat rutin Cholesterol dan Gula darah yang tadinya selama bertahun-tahun secara rutin saya minum setiap malam.

Pola makan saya selama ini, dan mungkin juga sebagian besar dari pembaca

Continue reading

1.6 Miracles of Walking: Posture…

Pada beberapa tulisan saya sebelumnya (1.5 Miracles of Walking: It’s happened…), saya sudah menguraikan segala penyakit yang saya derita, LifeStyle saya sehari2, kebiasaan JJP saya hingga beberapa keajaiban yang saya rasakan oleh kebiasaan JJP itu.

Namun mengapa kok hanya dengan berjalan setiap pagi saja, tanpa obat2an sama sekali, berbagai penyakit saya bisa menghilang?

Pada bagian ini saya ingin sedikit sharing atas pentingnya postur tubuh yang saya yakin sebagian besar pembaca sudah tahu, akan tetapi mungkin belum sadar :).

Sejak saya kecil, saya ingat sekali, kalau duduk “ndlosor” di kursi, sudah pasti Mama saya akan menegur dan menyuruh saya duduk tegak. Begitu juga kalau saya berjalan di depan Mama saya, beliau tidak pernah capek menegur saya untuk berjalan tegak. Itu sudah puluhan tahun yang lalu.

Akan tetapi, teguran beliau itu hanya sekedar angin lalu bagi saya. Setelah ditegur, kalau beliau tidak melihat, ya balik lagi ke postur tubuh saya sebelumnya. Hal ini terjadi berulang2 karena beliau tidak pernah menjelaskan why nya, kenapa kok harus duduk tegak, kenapa kok harus berjalan tegak?

Continue reading

1.5 Miracles of Walking: It’s happened…

Setelah membaca beberapa postingan saya sebelumnya 1.4 Miracles of Walking: Mobile App pembakar semangat), tentu pembaca sudah tidak sabar, sebenarnya Miracles seperti apa sih yang saya alami. Betul gak? :). Baiklah mari kita kupas satu persatu..

First Miracle, only after two months of walking…

Sekitar dua bulan setelah saya mulai JJP, saya tidak lagi merasa sulit untuk meninggalkan ranjang. Saya bahkan sudah tidak memerlukan alarm lagi, hingga hari ini. Sebelumnya betapa sulit saya bangun dan meninggalkan ranjang.

Saya secara automatis bangun sendiri sekitar pukul 4.30, bahkan pernah beberapa saat saya terbangun tepat pukul 4.20. Benar2 tepat pukul 4.20 mata saya melek, dan langsung segar bugar. Tidak ada lagi yang namanya kasur bermagnet itu.

Continue reading