Hal pertama yang saya lakukan ketika mata saya melek pagi ini adalah meraih MacBook Air saya dan segera mencari berita mengenai peluncuran iPhone5 yang telah ditunggu-tunggu oleh seluruh pencinta gadget di seluruh jagat ini :).
Extra Ordinary People (1)
Project Olahraga Nasional
Geli sekaligus gemas saya membaca judul berita di salah satu harian terkemuka beberapa hari yang lalu. Judul yang tampak sangat biasa itu, sebenarnya merupakan sindiran yang menyakitkan, kalau saja orang2 yang terlibat di dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional yang dulu sangat dibanggakan itu, punya perasaan.
PON yang dulu menjadi ajang olahraga yang dinanti-nantikan oleh seluruh masyarakat Indonesia, semakin lama menjadi semakin memprihatinkan. Pada Pekan Olahraga Nasional XVIII di PTPN V, Pekanbaru, Riau, berbagai fasilitas tampak belum siap, bahkan satu panel kaca kanopi di pintu masuk stadion tenis yang akan digunakan, runtuh sebelum digunakan, sehingga berakibat tiga orang luka-luka.
Unconditional Love
Tulisan saya mengenai Tell us where you are, kids … ternyata memperoleh komentar yang sangat panjang dari sobat baik saya Om Eddy Harris yang rajin memberikan komentar menarik atas tulisan2 saya. Komentar2 beliau selalu menantang saya untuk berpikir panjang sebelum berani menjawabnya :).
How to write in the sky?
Bagaimana menulis di langit…hayooo…
Judul posting saya ini bukan judul puisi lho, tapi benar2 secara harafiah bagaimana caranya menulis dilangit. Penasaran kan?
Beberapa waktu lalu ketika saya sekeluarga sedang bepergian ke San Francisco, ketika anak saya sedang iseng jeprat-jepret dengan kamera digital yang dipegangnya, tiba2 dia memotret suatu pemandangan aneh di atas bis di sebelah mobil yang kami tumpangi.

