1.2 Miracles of Walking: Life Begin At 40?…

Pada postingan sebelumnya saya menguraikan LifeStyle saya, yang saya perkirakan tidak akan jauh berbeda dengan sebagian besar karyawan yang bekerja di kota2 besar dimanapun juga.

Pada bagian ini saya akan menceritakan apa yang terjadi pada tubuh kita akibat puluhan tahun menjalani LifeStyle kurang gerak dan bagaimana saya mencoba mencari solusinya.

Nah dengan pola hidup seperti itu, saya mengalami semua masalah yang sudah saya uraikan pada bagian pengantar tulisan saya ini. Saya sering sakit kepala, leher kaku, badan pegal, bahu sakit (istilah kerennya Frozen Shoulder), otot kaki hingga punggung kaku, jari2 kaku (istilah kerennya Trigger Finger) dan hal2 lain yang berhubungan dengan otot. Dll… dll…

Continue reading

1.1 Miracles of Walking: My LifeStyle and maybe you too…

Bagi pembaca yang langsung membaca postingan saya ini, saya sarankan untuk terlebih dahulu membaca bagian pendahuluan tulisan panjang saya sebelum ini (The Miracles of Walking, Fasting and Sleeping) supaya tahu apa benefit yang kira2 akan pembaca alami jika mengikuti apa yang saya jalankan…

Pada bagian ini, saya akan terlebih dahulu mengajak pembaca membandingkan LifeStyle yang saya jalani dengan keseharian pembaca, agar penjelasan saya selanjutnya lebih mudah diterima secara logika.

Continue reading

1.0 The Miracles of Walking, Fasting and Sleeping

Tulisan ini saya tujukan khususnya bagi pembaca seumuran saya, yang sudah setengah abad lebih, yang mengalami serangkaian gejala penyakit usia manula seperti yang akan saya uraikan di bawah.
Selain itu, tulisan saya ini juga baik dan perlu dibaca oleh generasi muda yang secara umum gaya hidupnya mirip seperti yang nanti akan saya uraika, gaya hidup yang oleh anak millennial sekarang disebut gaya hidupmager… alias malas gerak😝.
Namun… tidak tertutup kemungkinan juga perlu dibaca bagi yang tidak termasuk di dua kategori sebelumnya, namun peduli dengan anak, pasangan atau sanak saudara yang mungkin mengalami apa yang saya rasakan selama ini. 

Continue reading

Shan Guo (Buah Gunung)

Hari Minggu pagi ini ketika kegalauan semakin memuncak gara2 berita2 Virus Corona yang semakin menggila, saya menerima broadcast message dari WAG saya berupa tulisan mengenai bersyukur.

Membacanya membuat saya kehilangan kata2, dan tanpa terasa beberapa tetes air mata meleleh di pipi saya… Haizzz… cengeng ya… But, it really happened…

Selesai membacanya, saya memutuskan untuk mempostingnya di blog saya ini, siapa tahu ada pembaca yg tertarik membacanya, dan juga sebagai dokumentasi saya jika suatu ketika saya mulai kurang bersyukur.

Semoga dengan membaca tulisan ini, disaat yang sangat genting seperti saat ini, dimana kita tidak tahu apa yang akan terjadi tahun depan, bulan depan, minggu depan, bahkan besok, kita tetap bisa bersyukur akan apapun yang terjadi…

Silakan menyimak:

Judulnya :
Shan Guo (Buah Gunung)

Penulis :
Huang Xing Rong

Penerjemah :
Ss. Lie Ing Sen

Terima kasih kepada siapapun yg telah memungkinkan tulisan ini ada.

Mohon ijin untuk sharing Continue reading

Mari Kita Hadapi Corona Dengan Tersenyum…

Smile To Corona

Setahun lebih saya puasa menulis, akhirnya hari ini saya buka puasa gara2 Virus Corona… 🙂 .

Pada posting saya ini, saya tidak bermaksud ikut2an latah membahas apa itu Virus Corona, bagaimana penularan dan lain sebagainya, saya yakin jika pembaca memiliki account WA, pembaca mungkin sudah hampir muntah menerima ratusan atau mungkin ribuan messages bersliweran mengenai VC ini dalam kurun beberapa minggu terakhir.

Saya memutuskan membuat tulisan ini karena saya sudah tidak tahan lagi melihat kekhawatiran orang2 disekitar saya yang sudah mulai, maaf, kehilangan sebagian kecil atau malah sebagian besar akal sehatnya. Saya hanya ingin mengajak pembaca tercinta untuk membantu teman2 / keluarga kita untuk mengubah mindset mereka.

Karena pada saat ini, semua menjadi panik, semua menjadi paranoid. Luar biasa paranoid… bahkan boleh dikatakan paranoid tingkat dewa…

Continue reading