2.8 Miracles of Fasting: Keto Diet Effects

Pada postingan sebelumnya (2.7 Miracles of Fasting: Bye Carbo, Welcome Fat…), kami bertiga, saya, istri saya dan putera kedua saya, Calvin akhirnya mencoba menjalani Diet Keto ini. Hal ini sangat baik dilakukan jika orang sekitar kita juga mendukung apalagi bersedia mengikutinya. Istri dan putera kedua saya, Calvin, kebetulan selama saya mengexplore Diet ini juga ikutan mendengarkan dan kami sering berdiskusi sehingga mereka juga tertarik mencobanya.

Akan tetapi ketika awal memulainya, saya malah memulai dengan Intermittent Fasting (IF) terlebih dahulu. Kemudian setelah 2 atau 3 hari saya kombinasikan dengang Diet Keto. Sedangkan istri dan Calvin hanya menjalankan Diet Keto, sekali2 mereka juga ikutan IF. Pada akhir minggu kedua menjalankan IF, saya lanjut dengan Prolonged Fasting (PF) selama seminggu. Apakah IF dan PF itu, akan saya bahas lebih detail setelah ini.

Efek Diet Keto… Continue reading

2.7 Miracles of Fasting: Bye Carbo, Welcome Fat…

Setelah mengexplore lebih jauh mengenai efek buruk Gula terhadap tubuh (2.6 Miracle of Fasting: Sugar is POISON!!!…), dan banyaknya ulasan serta komentar orang2 yang menjalani Diet Keto, saya menjadi percaya bahwa Diet ini memang pantas untuk dipertimbangkan.

Akan tetapi porsi 75% Fat/Lemak di dalam makanan kita itu kok rasanya jauh bertentangan dengan saran2 dokter / ahli gizi selama ini ya. Kan katanya Fat / Lemak itu penyebab Cholesterol, bikin kita jantungan, penyebab segala macam penyakit ini itu, aduhhh banyak deh listnya… Kok malah disuruh makan LEMAK????

Continue reading

2.6 Miracle of Fasting: Sugar is POISON!!!…

Pada postingan saya sebelumnya (2.5 Miracles of Fasting: Keto Diet), ketika saya mempelajari Diet Keto yang sangat “memusuhi” Glucose / Gula, saya baru menyadari betapa luar biasa efek buruk dari Gula ini terhadap kesehatan kita.

Seumur hidup, saya tidak pernah menyoroti keberadaan Gula seperti sekarang ini. Gula sudah merupakan bagian tidak terpisahkan dari hidup saya. Mulai dari pagi bangun tidur hingga sebelum tidur, rasanya hampir tidak ada makanan atau minuman yang tidak mengandung gula yang saya konsumsi.

Saya dulu besar di kota Pahlawan Surabaya, dari SD – SMA, di kota ini dan juga di seluruh provinsi Jawa Timur, jika ingin memesan teh manis, kita tidak perlu khusus menyebutkan Teh Manis, cukup pesan Teh saja, maka akan dihidangkan Teh Manis. Karena secara default Teh di Surabaya pasti manis. Berbeda dengan di Jakarta, kalau Teh by default selalu tawar.

Sehingga kehilangan Gula di hidup saya, really matter for me, dan juga bagi sebagian besar masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Namun Tuhan berbaik hati membukakan mata, telinga dan hati saya dengan segala informasi yang sangat mengejutkan sekaligus mengerikan mengenai gula ini, bahkan sekarang ini oleh beberapa Dokter / Peneliti, Gula sudah dikategorikan sebagai RACUN.

Continue reading

2.5 Miracles of Fasting: Keto Diet

Pada postingan sebelumnya kita sudah berkenalan dengan Jamu Jarak (2.4 Miracles of Fasting: JAMU JARAK), ramuan traditional yang sudah ada sejak dahulu kala. Akan tetapi, Jaga Mulut dari makanan apa, dan Jangan Rakus seperti apa?

Diet…???

Tidak pernah terlintas di kepala saya untuk mempelajari apalagi menjalaninya. Selama ini saya tidak pernah merasa membutuhkannya. Yang membuat saya semakin menjauhinya adalah karena ada beberapa teman yang menjalaninya, bahkan sangat extreme, namun pada akhirnya gagal. Mereka kembali lagi ke pola makan lama, dan badan yang sudah mulai berangsur langsing kembali lagi menjadi langsung 😝.

Namun Diet Keto ini, belum pernah saya dengar sebelumnya, tidak seperti beberapa type Diet lainnya seperti Atkins Diet, Mediterranean Diet atau Paleo Diet. Saya mengetahui Diet Keto ini secara tidak sengaja, ketika saya sedang mengexplore Youtube dalam rangka mempelajari apa arti Glucose level. Sewaktu membaca review2 penontonnya, saya membaca banyak sekali yg membagikan pengalaman mereka menjalani Diet Keto.

Ratusan komentar menceritakan pengalaman mereka menjalani Diet Keto dengan hasilnya yang cukup menakjubkan buat saya. Karena seringnya disebut2, maka akhirnya sayapun meresearch si Keto ini.

Akhirnya setelah yakin dengan manfaatnya, sayapun kemudian mencoba menjalaninya bersama istri dan anak saya selama kurang lebih 3 – 4 bulan hingga kemudian memutuskan untuk berhenti.

Why? Yuk lanjut…

Continue reading

2.4 Miracles of Fasting: JAMU JARAK

Setelah kita bersama-sama menghitung kalori yang kita bakar pada saat berolahraga dibandingkan dengan kalori yang kita makan sebagai kompensasi TELAH berolahraga pada postingan sebelumnya (2.3 Miracles of Fasting: Olga gila2an kok masih Gembul???), dan ternyata hasilnya tekor alias rugi besar 😃, maka sekarang kita akan mencoba ramuan traditional yang namanya JAMU JARAK.

Istilah Jamu Jarak saya dengar ketika saya bertemu dengan teman2 SMA awal tahun ini pada acara Reuni besar kami. Seperti biasa, jika kumpulan manula sudah berkumpul yang dijadikan topik pembicaraan kalau tidak seputaran keluarga, pekerjaan dan pasti tidak ketinggalan adalah kesehatan :).

Ketika saya sedang sharing mengenai Diet dan Fasting yang sedang saya jalani, seorang teman tiba2 nyeletuk:”Betul itu… memang paling ampuh itu JAMU JARAK”, katanya begitu. Saya yang baru pertama kali mendengar istilah itu, bertanya apa maksudnya?

“Apa itu JAMU JARAK?” Continue reading