2.7 Miracles of Fasting: Bye Carbo, Welcome Fat…

Setelah mengexplore lebih jauh mengenai efek buruk Gula terhadap tubuh (2.6 Miracle of Fasting: Sugar is POISON!!!…), dan banyaknya ulasan serta komentar orang2 yang menjalani Diet Keto, saya menjadi percaya bahwa Diet ini memang pantas untuk dipertimbangkan.

Akan tetapi porsi 75% Fat/Lemak di dalam makanan kita itu kok rasanya jauh bertentangan dengan saran2 dokter / ahli gizi selama ini ya. Kan katanya Fat / Lemak itu penyebab Cholesterol, bikin kita jantungan, penyebab segala macam penyakit ini itu, aduhhh banyak deh listnya… Kok malah disuruh makan LEMAK????

Pada awalnya saya masih ragu2, akan tetapi saya juga penasaran kok banyak sekali penganutnya. Pembaca bisa search mengenai Diet Keto ini, banyak sekali yang mengulas dan berkomentar. Maka sayapun semakin rajin mengexplore Diet Keto.

Pada intinya, seperti yang telah saya uraikan di postingan sebelumnya, tubuh kita dikondisikan dari Sugar Burner menjadi Fat Burner, atau tubuh kita dikondisikan berada pada kondisi Ketosis yang juga sudah saya singgung secara singkat di atas.

Setelah saya yakin akan benefitnya, meskipun ada beberapa efek sampingnya, saya beserta istri dan anak saya memutuskan untuk mencobanya.

Bye-bye Carbo tercinta… 😔

Pada awalnya saya masih belum yakin bisa meninggalkan Nasi, Mie dan Roti di dalam hidup saya. Benar2 tidak pernah mampir bahkan di dalam mimpi buruk saya sekalipun. Namun keyakinan akan benefitnya membuat saya memutuskan untuk mencobanya.

Pada mulanya memang agak kagok membiasakan diri untuk lebih banyak makan sayur dan daging2an, tanpa nasi sama sekali, bahkan sebagian besar buah2an yang manis seperti Pisang, Apple, Pepaya, Nanas yang sering kami santap tidak disarankan.

Roti dari berbagai bakery yang sangat menggiurkan itu… NO!!!

CAKE… NOPE !!!!

Ice cream???? Apalagi yang ini…. Hihihihi….

Mulai mencoba menu Keto…

Namun ternyata, hanya dalam kurun waktu kurang dari seminggu kami terbiasa juga, bahkan bisa dikatakan kami menikmatinya, karena kebetulan kami cukup terbiasa makan sayur, dan menyukai daging / ikan. Jadi dengan cepat kami beradaptasi.

Oya pada awal memulai Diet Keto, kami berlangganan makanan yang diantar setiap hari kerja kecuali Sabtu dan Minggu. Kami ingin tahu seperti apa sih Menu Keto itu. Kebanyakan contoh menu Keto waktu itu bahan2nya tidak begitu familiar di Indo, plus ukuran kalori yang membuat kami bingung. Jadi paling enak, catering saja deh.

Berikut beberapa contoh menunya:

Kurang lebih seperti itu menu yang kami peroleh setiap hari, kombinasi antara sayur dan daging atau ikan, tanpa nasi sama sekali. Kelihatannya OK kan? Hanya saja, jika tidak terbiasa makan sayur, wahhh bakal tersiksa sekali, apalagi yg gak doyan daging atau ikan berarti diet ini gak cocok bagi pembaca. Namun saya percaya, semua bisa kita cintai kalau jelas tujuannya, bukannya begitu?

Oya, tentu pembaca bertanya kok gak boleh Nasi sama sekali, kan porsi Carbo 5%? Iya sih, tapi Carbo 5% itu terpenuhi dari kandungan Carbo yang ada di sayur2an… wkwkwk… Sayur seperti apa, kurang lebih spt ini: Broccoli, Cauliflower, Kale, Leafy greens, Asparagus, Avocado, Macadamia nuts, Pumpkin seeds dan Raspberries. Tuh ruwet kan contoh2nya, kebanyakan saya gak tahu namanya di pasar traditional.

Selain, itu buah2an tidak lagi kami sentuh. Biasanya istri saya setiap hari harus selalu ada buah seperti pisang, pepaya, semangka, mangga, nenas dlsb. Sekarang hanya Alpokat atau yang Berry2an (Strawberry, Blueberry dll), selain itu NO!

Minuman kalengan dan kotak di kulkas sudah bersih, tidak ada lagi softdrink, GreenTea, Chrysanthemum, apalagi Starbucks Frappucino Mocca favourite saya. Setiap hari minuman hanya air putih dengan beberapa potongan lemon, atau Green Tea tawar atau Kopi Pahit. That’s all.

Dengan komposisi makanan dan minuman seperti yang saya jelaskan di atas, dan dengan apa yg sudah kita diskusikan mengenai Carbo – Glucose – Glycogen dan Fat, rasanya gak perlu susah2 untuk memahami kenapa kok pelaku Diet Keto memiliki kadar gula darah yang lebih baik, plus jika tubuh selalu pada kondisi membakar lemak, dimana lemak mau ditumpuk? Ujung2nya pasti penurunan berat badan kan?

Nah tentu pembaca penasaran dengan apa yang kami rasakan selama menjalaninya, iya kan?  Yukk lanjuttt… :)… 2.8 Miracles of Fasting: Keto Diet Effects

Salam,

Guntur Gozali,

http://www.gunturgozali.com

Jakarta, Kebon Jeruk,

Minggu, 12 Juli 2020, 13:15

***000ooo000***

Dear Pembaca terkasih, 

Terima kasih telah bersedia membaca postingan saya di atas. Saya sangat berharap pembaca bersedia menuliskan komentar, komentar apapun juga, atau hanya  sekedar LIKE. Komentar pembaca penting buat saya untuk meningkatkan kwalitas tulisan saya, dan akan sangat menguatkan bagi pembaca2 lain. Mari kita saling berbagi agar semakin banyak teman2 lain yang bisa mengalami hidup sehat dan panjang umur…

***000ooo000***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s