2.6 Miracle of Fasting: Sugar is POISON!!!…

Pada postingan saya sebelumnya (2.5 Miracles of Fasting: Keto Diet), ketika saya mempelajari Diet Keto yang sangat “memusuhi” Glucose / Gula, saya baru menyadari betapa luar biasa efek buruk dari Gula ini terhadap kesehatan kita.

Seumur hidup, saya tidak pernah menyoroti keberadaan Gula seperti sekarang ini. Gula sudah merupakan bagian tidak terpisahkan dari hidup saya. Mulai dari pagi bangun tidur hingga sebelum tidur, rasanya hampir tidak ada makanan atau minuman yang tidak mengandung gula yang saya konsumsi.

Saya dulu besar di kota Pahlawan Surabaya, dari SD – SMA, di kota ini dan juga di seluruh provinsi Jawa Timur, jika ingin memesan teh manis, kita tidak perlu khusus menyebutkan Teh Manis, cukup pesan Teh saja, maka akan dihidangkan Teh Manis. Karena secara default Teh di Surabaya pasti manis. Berbeda dengan di Jakarta, kalau Teh by default selalu tawar.

Sehingga kehilangan Gula di hidup saya, really matter for me, dan juga bagi sebagian besar masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Namun Tuhan berbaik hati membukakan mata, telinga dan hati saya dengan segala informasi yang sangat mengejutkan sekaligus mengerikan mengenai gula ini, bahkan sekarang ini oleh beberapa Dokter / Peneliti, Gula sudah dikategorikan sebagai RACUN.

Ya tidak salah, saya ketik sekali lagi dengan font segede gajah:

GULA ADALAH RACUN

Selama beberapa tahun terakhir, dengan adanya media social yang semakin memudahkan orang mencari dan menyebarkan informasi, para peneliti pun semakin mudan dan berani menyampaikan hasil penelitian mereka tanpa harus takut pada kekangan pemerintah atau sekelompok perusahaan yang memiliki kepentingan tertentu.

Dulu semua media elektronik maupun cetak dikuasai oleh sekelompok perusahaan yang didukung pemerintah, namun sekarang sudah tidak lagi. Para ahli dan peneliti yang masih peduli dengan masyarakat luas, dengan mudah menyuarakan keprihatinan mereka atas segala sesuatu yang mereka anggap tidak benar, dan salah satunya adalah issue mengenai Carbo / Gula.

USDA Food Pyramid

Di atas adalah Food Pyramid yang sudah saya post sebelumnya, yang dijadikan standard oleh USDA (United State Department of Agriculture) selama berpuluh tahun. Pembaca perhatikan dimana komposisi bread, cereal, rice & pasta menempati urutan paling dasar atau komposisi paling banyak dari kebutuhan makan kita sehari2, sedangkan lemak berada di puncak untu dihindari.

Yang dijadikan issue oleh para ahli / peneliti, ternyata dengan komposisi seperti di atas, yang sangat banyak mengandung Carbo, pertumbuhan penyandang Diabetes 1 atau 2 semakin lama semakin besar.

Pembaca bisa mencari di Youtube kesaksian ahli2 yang menyerang komposisi makanan di atas, yang disinyalir tidak dirubah karena pengaruh industry makanan dan obat2an. Namun setelah semakin santer serangan itu, USDA pun akhirnya merubahnya menjadi seperti di bawah ini:

New USDA Food Pyramid

Akan tetapi, perubahan di atas bukan seperti yang menjadi rekomendasi para ahli. Sehingga Universitas beken seperti Harvard Medical School pun mengusulkan penyempurnaan seperti di bawah ini:

Harvard Food Pyramid

Jika Universitas sebesar dan sebeken Harvard sampai berani mengeluarkan usulan Food Pyramid seperti di atas, berarti ada yang bermasalah dengan USDA Food Pyramid kan? Pembaca perhatikan Healthy Eating Plate versi Harvard di atas, porsi Whole Grain yang didominasi oleh Carbodhydrate di sebelah kanan, diberikan catatan: untuk mengurangi “refined grains” seperti misalnya beras putih dan roti.

Padahal Beras putih dan roti adalah komponen terbesar di dalam makanan kita sehari2, terutama di Indonesia. Kalau makan tanpa Nasi, rasanya belum nendang. Makan siang berupa Pizza satu loyang, rasanya belum makan siang kalau gak ada Nasi. Makan siang 2 porsi Big Mac, belum makan siang kalau tanpa Nasi.

Padahal Carbo dikatakan sebagai racun bagi tubuh, penyebab berbagai penyakit tidak hanya Diabetes, Jantung, Alzheimer tetapi bahkan salah satu penyakit paling mengerikan saat ini yaitu kanker.

Nutrition Fact / Informasi Nilai Gizi

Nah, setelah membaca sana sini saya baru mulai concern dengan jumlah gula yang saya konsumsi setiap hari. Saya dulu tidak pernah peduli dengan Nutrition Fact / Informasi Nilai Gizi yang selalu ada di packaging makanan / biscuit / minuman yang kita beli. Biasanya hanya lihat packagingnya, kalau sekiranya menarik, ya langsung ambil taruh shopping cart. Saya rasa sebagian besar pembaca juga sama seperti saya kan?

Sekarang mari kita sama2 belajar lebih peduli dengan Nutrition Fact (NF) atas semua makanan / minuman siap jadi yang kita konsumsi yukkk…

Berikut beberapa contoh NF yang saya foto dari snack/minuman di Supermarket:

Screen Shot 2020-07-05 at 4.37.08 PM

Saya tidak akan membahas semua komponen nutrisi yang ada di label Nutrition Fact di atas, akan tetapi hanya kandungan gula saja, meskipun kandungan nutrisi lain juga semestinya perlu diperhatikan seperti Salt, atau Lemak dll. Namun untuk pembahasan kita disini saya hanya akan menyoroti Gula.

Sebelum kita melihat beberapa label NF di beberapa product yang tadinya saya kira “sehat”, mari kita ketahui dulu kebutuhan GULA per hari. US, UK dan Indonesia memiliki standard berbeda2:

  • UK: tambahan gula tidak boleh lebih dari 5% dari energy (calorie intake) yang kita konsumsi dari makanan dan minuman setiap hari. Ini kurang lebih 30g (7.5 sendok teh) gula per hari untuk orang berusia 11 tahun atau lebih.
  • US: Menurut American Heart Association (AHA), jumlah maximum tambahan gula per hari adalah sebagai berikut Pria: 150 calories per hari (37.5 grams or 9 sendok teh), Wanita: 100 calories per hari (25 grams or 6 sendok teh)
  • Indonesia: Batas konsumsi gula, garam, dan lemak yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI (Kemkes) per orang per hari yaitu 50 gram (12.5 sendok teh) gula, 2000 miligram natrium/sodium atau 5 gram garam (1 sendok teh), dan untuk lemak hanya 67 gram (5 sendok makan minyak). Untuk memudahkan, rumusannya adalah G4 G1 L5.
  • Catatan: 1 sendok teh = 4.2 gram

Jika kita perhatikan ketiga guideline dari 3 negara di atas, sepertinya negara kita ini yang paling longgar pembatasan gulanya, apa karena orang2nya kurang manis ya…bwahaha…  Padahal di Amerika yang sehari cuma 30 gr, para dokter dan peneliti yang kebanyakan dari US saja sudah teriak2, di Indonesia malah hampir 2x nya. Ampunnn dehhh…

Rekomendasi Gula Indonesia

Sekarang coba pembaca perhatikan kadar gula di NF makanan dan minuman berikut. Saya sudah hitungkan kira2 berapa sendok teh kadar gula yang terkandung makanan/minuman tersebut (saya pakai asumsi 1 sd teh = 4 gr):

IndoMieTeh KotakCocaColaAW

Bagaimana menurut pembaca? Kaget gak? Nggak ya… 😝, kalau nggak bisa gawat lho nantinya.

Saya sih terkaget2 setelah menyadari betapa banyak kandungan gula pada makanan / minuman yang sehari2 saya konsumsi. Saya tidak pernah membayangkan ketika menenggak sekaleng kecil A&W yang sangat menyegarkan itu, sekaligus juga memakan hampir 11 sendok teh gula… 😩

11 sendok teh GULA!!!

Itu belum lagi ditambah berapa sendok gula yang terkandung pada makanan / minum pada saat kita makan pagi, siang dan malam kita, serta camilan dan roti / donat / cake yang kita makan di antaranya????.

Yang membuat saya lebih terkaget2 lagi adalah kadar guna pada minuman yang selama ini saya anggap minuman sehat, seperti Green Tea, Chrysan atau minuman mengandung Vit C. Minuman2 kaleng / botol itu selalu tersedia di kulkas rumah maupun kantor saya. Coba pembaca perhatikan:

Saya selama ini percaya Juice Buah, Green Tea dan Chrysanthemum itu sangat menyehatkan, dan saya percaya memang seperti itu, akan tetapi kalau ditambahi Gula sebanyak itu gimana ya?? Apalagi karena merasa minuman sehat, sehari bisa minum beberapa botol… waduhhh…matengggg… 4 kaleng Chrysan = 22 sendok teh gula???? Mampooossss…. !!!!

LemonWater

Dan… Lemon Water di atas ini adalah minuman yang paling saya suka, biasanya saya minum sekitar sebelum dan sesudah makan siang, segerrr sekali kalau diminum dingin, plus mengandung 1000 mg Vitamin C yang katanya bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh. Betul kan??? Tapi… ternyata bersamaan dengan itu juga saya dicekoki Gula sebanyak 10 sendok teh per botol… Wellehhh… bagaimana kalau sehari minum 2 – 3 botol… 😩…

Vitamin C plus 10 sendok teh GULA!!!

Edannn mahhhh…. !!!!

Saya sama sekali tidak bermaksud menyerang atau menjelek-jelekkan merek atau produk tertentu lho ya… Saya mengambil contoh makanan/minuman ini secara random di supermarket, sampai dipelototi sama mbak2nya 😃. Tulisan saya inipun bukan titipan pihak manapun. Pembaca bisa membaca informasi yang saya foto itu di setiap botol atau kemasan product itu.

Semua informasi itu adalah informasi resmi yang harus dicantumkan. Mungkin bagi orang2 tertentu kadar gula sebanyak itu tidak masalah, tetapi secara umum, jika tidak kita ketahui, bisa berbahaya terhadap kesehatan kita.

Saya hanya ingin kita semua sadar betapa butanya sebagian besar dari kita…

Bagaimana dengan minuman “kesehatan” buat anak2, yang katanya merpercepat tumbuh kembang anak2? Kandungan gulanya juga termasuk tinggi, makanya anak2 suka, dan kita tidak keberatan anak2 minum berkotak2. Betul tidak? Akan tetap apa bijaksana ya membiarkan anak2 mengkonsumsi Gula sedemikan banyak setiap hari???

Belum lagi dewasa ini semakin beragam snack / cake / donat / roti yang tampilannya luar biasa menarik dan rasanya manis luar biasa. Saya rasa pembaca sudah harus lebih memperhatikan hal ini, dan semakin bijaksana menyikapinya, terutama buat anak2 yang pola makan/minumnya sangat tergantung dari arahan orang tuanya.

Sekarang pembaca pikirkan… dari pagi… sarapan Nasi plus lain2 dan minuman teh manis, coffee break kopi susu plus biscuit, lunck Nasi Padang plus Es Jeruk Muanisss, coffee break lagi Cappuccino Muanis plus snack, dinner Nasi Goreng plus macem2… sebelum tidur martabak manis Toblerone…plus coca cola…

Mantappppp…!!!

Gimana gak Gembullll????

Gimana gak Diabetes?????

Saya mohon perhatian para ortu mengenai hal tersebut di atas… dan ingat kembali postingan saya mengenai Diabetes, PLEASE !

Setelah mengetahui hal ini saya sangat menyarankan pembaca untuk mengexplore  lebih jauh mengenai impact gula terhadap kesehatan tubuh kita dan tengok2lah yang namanya Nutrition Fact di tiap packaging makanan atau minuman yang kita beli.

Selanjutnya bagaiman kita bisa say Goodbye to Carbohydrate?… Yuk lanjut…2.7 Miracles of Fasting: Bye Carbo, Welcome Fat…

Salam,

Guntur Gozali,

http://www.gunturgozali.com

Jakarta, Kebon Jeruk,

Minggu, 12 Juli 2020, 13:05

***000ooo000***

Dear Pembaca terkasih, 

Terima kasih telah bersedia membaca postingan saya di atas. Saya sangat berharap pembaca bersedia menuliskan komentar, komentar apapun juga, atau hanya  sekedar LIKE. Komentar pembaca penting buat saya untuk meningkatkan kwalitas tulisan saya, dan akan sangat menguatkan bagi pembaca2 lain. Mari kita saling berbagi agar semakin banyak teman2 lain yang bisa mengalami hidup sehat dan panjang umur…

***000ooo000***

4 thoughts on “2.6 Miracle of Fasting: Sugar is POISON!!!…

  1. Aku sudah dr tahun lalu uda mulai memperhatikan NF kalau beli mknan.. ada yogurt yg aku suka.. emang sehat makan yogurt tapi gulanya itu lohhhh apalagi kalau uda rasa buah2 an… hmm boncos lah gulanya… 😂
    Ak kalau makan di resto selalu pesennya aer putih aja / ga pesen sama sekali karena aku selalu bawa botol minum kalau ke mall 🤭🤭. Hahaha

    Ouw ya Om, di buku hiromi shinya juga dia ada tulis sebenarnya setelah makan, setelah set jam kita disarankan untuk ga minum apapun / apalagi minum teh, supAya makanan nya bisa di cerna & di proses dengan baik juga di dalam tubuh. Setelah itu baru minum air putih.
    Tapi kalau aku ga tahan pengen minum pun, aku ga minum banyak2 sih.. 😂

    Lalu makanan / minuman yang di labeli kata “sehat” pun belom tentu itu menyehatkan, sebelum kita lihat NF nya.
    Seperti granola bar yg di jual di pasaran itu gulanya lumayan loh terlebih kalau dia pakai corn syrup / syrup lainnya. Itu kan sama aja gula 😅.

    • Mungkin nona2/ibu lebih cerewet soal makanannya, makanya perhatian bener dgn hal seperti ini. Istri saya juga begitu, tetapi dia tidak membaca teorinya. Jadi ya cerewet aja gak boleh gini gitu 😝

      Saya aja kebetulan terpaksa jadi baca sana sini…

      Sehat itu menurut produsen, maksudnya sehat buat keuangan mereka… 😝😝😝

  2. Tulisan ini sungguh luar biasa manfaatnya bagi yg mau mengerti kesehatan diri..
    Saya pribadi merasakan manfaat yg luar biasa dari penulis berdasarkan sharing pengalaman pribadi sebelum tulisan ini dipublikasikan bulan Desember 2019.

    Sebelumnya berbagai macam diet yg saya ikuti tdk ada yg berhasil.
    Sejak.mengikuti anjuran jalan pagi, diikuti metode IF dan menu diet yg sederhana ,.sampai hari ini saya sudah turun BB 9 kg dan badan serasa lebih ringan dan sehat.
    Saya sangat berharap tulisan ini bisa dipublikasikan secara lebih luas supaya bisa menjadi kan manfaat bagi banyak orang.

    Terima kasih untuk Guntur Gozali, yg dengan ketulusan hati dan bersusah payah mencari nara sumber dan berbagi pengalaman pribadi yg bisa menjadi berkat bagi banyak orang.
    Blessed to bless..

    Ternyata bakat cerewet masa SMA mu bisa menuangkan tulisan yang sangat bagus,mudah dimengerti dan berguna…
    Tuhan pasti selalu limpahkan berkat buatmu..

    Ditunggu tulisan selanjutnya..:)

    • Bwakakakakakkk…

      Masa saya cerewet, wong alim gitu lhoooo… hihihi…

      Thanks atas komentarnya yang sangat menguatkan. Semoga memberi manfaat buat teman2 pembaca lain yg masih ragu mencobanya.

      Tuhan memberkati bu Venna dan keluarga juga… Aminn…

      Tulisan bagian ketiga mungkin agak lama, krn sangat abstrak buat saya. But I will try to finish it…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s