2.3 Miracles of Fasting: Olga gila2an kok masih Gembul???

Pada postingan terakhir (2.2 Miracles of Fasting: Sugar vs Fat Burner) kita sudah membahas mengenai perbedaan Sugar vs Fat Burner, namun kita belum membahas bagaimana caranya supaya bisa menjadi Fat Burner.

Saya akan terlebih dahulu membahas pertanyaan yang juga membuat saya mencari tahu penyebab kenapa kok saya sudah JJP habis2an, kok BB saya masih tetap tidak berubah?

Sebagian pembaca, termasuk saya, yang mungkin sudah sedemikian niat berolah raga setiap hari atau seperti saya sudah niat banget JJP setiap hari selama setahun, tapi gak turun BB tentu bertanya2: “Gua udah habis2an OLGA, naik sepeda, jalan/lari pagi, angkat berat dlsb… kok BB saya tetap gak turun2 juga???”

Secara sederhana ya jawabannya sudah saya ulas di postingan sebelum ini (1.7 Miracles of Walking: Olga menurunkan berat badan?)… karena kalori yang masuk, masih sama atau malah lebih besar daripada yang saya bakar… Alias tekor…

Mungkin ilustrasi di bawah ini lebih mudah menggambarkannya

BodyMetabolism1BodyMetabolism2BodyMetabolism3Meskipun misalnya pada hari2 tertentu saya olahraga mati2an sehingga pembakaran energy saya lebih besar daripada kalori yang saya makan, ada kemungkinan FAT / LEMAK belum juga terbakar, karena cadangan Glycogen saya masih banyak. Jadi tubuh masih menggunakan simpanan Glucose dalam bentuk Glycogen untuk dipakai terlebih dahulu.

Setelah saya mengetahui teori sederhana ini, saya mulai menonton lebih banyak Youtube, dan membaca berbagai artikel. Ternyata benar, olahraga saja tidak cukup mengurangi BB. Kita juga harus mengatur atau me-manage apa yg kita makan, bukan hanya sekedar jumlah kalori saja, tetapi pula kapan kita menyantapnya.

Hmmm… menjadi semakin rumit ya…

Tampaknya seperti itu, namun jangan khawatir, jika pembaca sabar dan mau memahami apa yang akan saya uraikan di bawah, saya jamin pembaca akan mengenal cara makan yang sangat Flexible, Simple dan Murahhhh… Mantapp kan… 😃.

Agar penjelasan saya masuk akal, dan bisa diterima logika, mari kita berhitung…

Yuk kita berhitung yukkk…

OK, kembali ke pertanyaan di atas:”Saya tiap pagi sudah OLGA lho, udah jalan pagi setiap hari, bahkan Sabtu – Minggupun saya juga jalan pagi. Tetapi kok tetap gembul..???”

Tentu pembacapun sudah sering mengeluhkan atau mendengar keluhan seperti itu. Sudah umum, dimana2 sama. Akan tetapi kalau diperhatikan kegiatan JJP yang kita lakukan, kebanyakan bukan untuk berolahraga tapi lebih tepatnya berolah social alias bersosialisasi.

Pertama pace (derap langkah) pada saat JJP sangat pelan, seperti kalau lagi jalan2 di mall, bisa sambil ngobrol, bisa sms atau wa an, ketawa2. Kedua, jarak yang ditempuh paling2 satu dua km, atau maximal 5 km. Ketiga, ini yg paling bahaya, setelah selesai JJP, mampir ke restaurant, warung di pasar atau coffee shop untuk melepas penat, sembari ngobrol sembari makan ugal2an karena “merasa” sudah berolahraga. Tull gak??? 😃

Faktor ketiga itu juga yang mungkin membuat BB saya tidak turun. Karena secara psikologis saya MERASA sudah berolahraga, maka meskipun saya merasa tidak makan berlebih, pada kenyataannya saya pasti makan lebih dari sebelumnya.

Dan kalau kita masih bisa ngobrol2 atau baca berita di HP atau chatting / texting sambil JJP, itu berarti pace (derap langkah) kita masih lambat. Tidak apa2 kalau tujuannya bersosialisai atau hanya melepaskan penat atau relaxing, tapi kalau tujuannya untuk membakar lemak tubuh, Heart Rate kita harus masuk di dalam Zone Fat-Burning Heart Rate (beats per minute) sekitar 70 – 80% maximum heart rate, seperti tabel di bawah ini:Screen Shot 2020-07-08 at 4.52.13 PM

Jika ingin melatih jantung kita supaya sehat, maka Heart Rate kita harus dinaikkan lagi, jalan lebih cepat lagi, pada Zone Aerobic yakni sekitar 81 – 90% maximum heart rate. Tabel di bawah ini bagus untuk memperkirakan berapa target heart rate dan effect nya…

How Hard Are You Working

Pembaca bisa mengexplore lebih banyak ladi di internet.

Berikut ini saya akan mengajak pembaca untuk berhitung dan kemudian berpikir secara logis. Setelah pembaca mengerti apa yang akan saya jelaskan berikut, saya rasa tidak sulit untuk memahami kenapa kok saya atau pembaca sudah “mati2an” jalan pagi bahkan termasuk Sabtu – Minggu, tidak juga menurunkan berat badan.

JJP Keliling Surabaya

Foto di atas adalah peta dan data JJP saya ketika saya iseng berjalan kaki dari Sheraton Hotel, Surabaya hingga ke daerah tempat saya menghabiskan waktu pada masa kecil saya SD-SMP-SMA. Saat itu tepat dengan perayaan Imlek 2019 di Surabaya.

Saya menginap di Sheraton Hotel, Surabaya. Karena kebiasaan pagi saya selalu JJP, maka saya mencoba bernostalgia dengan mengelilingi daerah2 yang dulu sangat akrab di kehidupan masa kecil dan remaja saya.

Perhatikan foto sebelah kanan.

Sekembalinya saya ke hotel, saya perhatikan data yg direkam Handphone saya, ternyata saya berkeliling selama 2 jam 49 menit menempuh 13.66 km nostop. Itu kombinasi pace cepat dan lambat, tapi rata2 sekitar 12.25 min/km. Artinya 1 km saya tempuh dalam waktu 12.25 menit. Ini tidak terlalu cepat, tetapi ya lumayan cepat. Kalau saya berjalan di lingkungan perumahan rata2 9.30 min/km hingga 10.30 min/km atau sekitar 6.5 – 7 km/jam.

Sekarang perhatikan kalori terbakar, total 1.575 kcal.

Jadi jalan kaki selama 2 jam 49 menit sejauh 13.66 km membakar 1575 kcal.

Sepertinya hebat kan ya?

Sekarang coba pembaca bayangkan, KALAU kemudian sesampai di hotel, setelah mandi saya turun ke restonya yang all you can eat itu, kemudian karena MERASA sudah berolahraga, saya makan sekenyang-kenyangnya, apa yang terjadi?

Misal saja saya HANYA makan sepiring nasi goreng berikut es teh manis, kemudian saya lanjut dengan Latte Macchiato plus sepotong Tiramisu cake lah sebagai hadiah sdh jalan kaki berjam-jam… apa yg terjadi? *Saya katakan hanya, karena menu yg disediakan ampun2 ragamnya.

Sekarang coba hitung calories intake nya berapa?

Kurang lebih total calories makan yang saya santap pagi adalah seperti ini:

Total Calories Breakfast

Sekarang pembaca bayangkan dan bandingkan:

Jalan kaki selama 2 jam 49 menit sejauh 13.66 km hanya membakar 1575 kcal, tetapi kurang dari 30 menit menyantap makanan seperti di atas memasukkan kalori sebesar 2150 kcal.

Bagaimana gak tekor bandar nya? Wkwkwkwk…

Itu baru breakfast lho, belum makan siang dengan teman2, kemudian setelah makan siang lanjut ke Coffee Shop sekitar pukul 14 – 15, Cappucino + sepotong Cheese Cake. Malamnya pesta besar ditutup dengan es bubur kacang hijau campur kelapa muda di Jalan Tidar… wooowww… Asssyiiiikkkk… hohoho…

OK… kira tekor berapa ribu kalori tubuh kita????

Terus kita marah2…

SAYA SUDAH JALAN 3 JAM SETIAP HARI KOK MASIH GEMBULLLLL!!!!!

😃

Selama setahun saya tidak hanya JJP 1 -2 km setiap hari, saya berjalan kaki minimal 10.000 langkah seperti anjuran berbagai ahli yang saya baca (meskipun sekarang katanya sudah direvisi cukup 7500 langkah per hari). Bahkan saya pernah gila, berjalan sebanyak 474.668 langkah sebulan atau rata2 15.333 langkah per hari (rata2 per hari saya berjalan 8 – 12 km). Ini buktinya :):

474668 steps

Itu adalah jumlah langkah yang lumayan banyak, karena jika satu hari saja saya membolos, tidak jalan pagi, besoknya saya harus melipat gandakannya menjadi 30.000 langkah, demikian juga kalau bolos dua hari, maka hari ketiga harus saya jalani 45.000 langkah. Dan itu luar biasa capeknya.

Jadi selama setahun itu saya sungguh2 menjalankan JJP saya dengan sangat serius. Serius benar2 serisu 😃. Sehingga jika pembaca berolahraga masih di bawah apa yang saya lakukan dan masih tetap tidak bisa menurunkan BB, harap bersabar membaca tulisan saya ini ya. Saya akan share caranya.

Akhir2 ini saya memang tidak lagi melakukan olahraga segila tahun lalu. Tentu pembaca heran, lho kenapa???? Saya akan menuliskan kenapanya. Pada intinya over exercise tidak membuat kit FIT!!!

Jadi bagaimana? How to define enough is enough? Sabar ya… :). Just remind me kalau saya lupa menuliskannya.

Kembali ke olga mati2an tapi BB tidak turun… Jadi harus bagaimana?

GAMPANG… sudah dari dulu ada obatnya, kita hanya perlu membiasakan diri dengan ramuan traditional itu namanya JAMU JARAK !!!…

Apakah itu??? Yukk lanjuttt… 2.4 Miracles of Fasting: JAMU JARAK

Salam,

Guntur Gozali,

http://www.gunturgozali.com

Jakarta, Kebon Jeruk,

Minggu, 12 Juli 2020, 12:35

***000ooo000***

Dear Pembaca terkasih, 

Terima kasih telah bersedia membaca postingan saya di atas. Saya sangat berharap pembaca bersedia menuliskan komentar, komentar apapun juga, atau hanya  sekedar LIKE. Komentar pembaca penting buat saya untuk meningkatkan kwalitas tulisan saya, dan akan sangat menguatkan bagi pembaca2 lain. Mari kita saling berbagi agar semakin banyak teman2 lain yang bisa mengalami hidup sehat dan panjang umur…

***000ooo000***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s