3.6 Miracles of Sleeping: How do we know that we Sleep Deprived?

Bagaimana kita tahu kalau kita kekurangan tidur (Sleep Deprived?)

Kekurangan tidur / Sleeping deprivation / Sleeping deficiency mungkin mirip seperti stress ya? Kadang kita tidak merasakannya, hingga suatu ketika telat saat menyadarinya.

Saya, seperti yg telah saya uraikan berulang kali, tidak pernah menganggap tidur itu penting, bahkan saya pikir hanya kerjaan buang2 waktu saja. Dengan pola pikir seperti itu, tentu saya tidak pernah memperhatikan jam tidur saya, malah saya pikir semakin sedikit semakin bagus. 

Namun pertambahan usia tidak bisa menipu kita. Tubuh menjadi lebih sensitive terhadap hal2 yg membuat kita tidak fit. Kalau ketika muda, tubuh dipaksa untuk bekerja melampaui batas, dalam waktu singkat sudah bisa recover, sekarang tidak lagi. Oleh karena itu, kekurangan olahraga, ketidak aturan pola makan dan kekurangan tidur, bisa sangat terasa pengaruhnya terhadap kebugaran tubuh. 

Continue reading

3.5 Miracles of Sleeping: How long and when should we sleep?

Berapa lama dan kapan sebaiknya kita tidur?

Pertanyaan ini juga menjadi pertanyaan saya setelah saya mulai menyadari akan pentingnya tidur, akan tetapi tidak ada jawaban pasti kebutuhan tidur kita harus berapa jam. Namun secara umum dari yg saya explore dikatakan antara 6 – 8 jam, atau rata2 ada yg mengatakan sekitar 7.5 jam. Jumlah jam tidur yg sedang saya coba untuk capai namun masih belum juga berhasil.

Jumlah jam tidur yg kita perlukan, seperti yg telah saya singgung di bagian sebelumnya, berubah dari mulai kita bayi, anak, remaja, dewasa hingga tua. Meskipun demikian Lembaga AASM (American Academy of Sleeping Medicine) mengeluarkan rekomendasi yg didukung oleh Lembaga AAP (American Academy of Pediatrics) berupa tabel sebagai berikut:

Continue reading

3.4 Miracles of Sleeping: What make us Sleep?

Apa yg membuat kita tidur?

Pertanyaan macam apa pula itu? Samaan nih pembaca, saya juga ketika membaca pertanyaan ini bergumam hal yg sama :). Tentu saja NGANTUK yg membuat kita tidur yaaaa… gak usah pinter2 :). Akan tetapi… ternyata ada proses yg kita perlu ketahui agar nanti di dalam menyelesaikan masalah tidur bisa lebih maknyoss solusinya :).

Ternyata banyak factor yang berperan di dalam mempersiapkan butuh kita untuk sampai jatuh tertidur dan ketika bangun kembali. Kita, seperti yg pembaca juga sudah ketahui, memiliki “jam tubuh” atau “body clock” yg mengatur tubuh kita kapan harus bangun dan kapan tubuh sudah siap untuk tidur. Jam tubuh kita secara umum memiliki ritme 24 jam-an yg terus berulang, dikenal juga sebagai circadian rhythm.

Ada 2 proses yg saling berhubungan di dalam proses menuju kita tertidur ini: 

Continue reading

3.3 Miracles of Sleeping: Effects of Sleep Deprivation

Apa akibat Sleep Deprivation?

Pada acara TEDEd Show, tanggal 3 Juni 2019, Dr. Matt Walker, memberikan seminar dengan topik Sleeping is your superpower. Beliau membuka acara dengan kata2 sebagai berikut “I would like to start with testicles….”… sontak penonton langsung tertawa… Kemudian beliau melanjutkan “men who Sleep five hours a night have significantly smaller testicles than those who Sleep seven hours or more…”.

Lanjutnya  lagi : “In addition, men who routinely Sleep just four to five hours a night will have a level of testosterone which is that of someone 10 years their senior. So lack of Sleep will age a man by a decade in terms of that critical aspect of wellness..”

Dr. Matt Walker adalah Professor of Neuroscience and Psychology di University of California, Berkeley, dan Founder and Director of the Center for Human Sleeping Science, adalah juga salah satu peneliti terkemuka mengenai urusan TIDUR. Hasil penelitian bertahun itu kemudian diterbitkan dalam bentuk buku berjudul Why We Sleep yg menjelaskan secara panjang lebar hasil penelitiannya dan juga hasil penelitian beberapa ahli seputar TIDUR.

Beliau bahkan mengatakan bahwa kekurangan tidur HANYA 1 jam saja, bisa membawa dampak yg sangat besar di dalam hidup kita. Hanya 1 jam lho…

Continue reading

3.2 Miracles of Sleeping: Sleep Cycle

Apa yang terjadi selama kita tidur?

Pernahkah pembaca memikirkan apa sebenarnya yg terjadi pada saat kita tidur? Saya rasa tidak banyak orang yg pusing memikirkan apa yg terjadi pada tubuh kita pada saat itu. Peristiwa ini sedemikian alami dan rutin dan tidak ada yg aneh sehingga harus membuat kita memikirkan apa yg terjadi pada tubuh kita selama kita tidur, iya kan?

Namun ternyata, pada saat kita tidur setiap malamnya, kita mengalami 3 hingga 5 kali Sleep cycle atau siklus tidur, dimana setiap siklus tidur itu berlangsung kurang lebih 60 – 90 menit lamanya. Pada tiap siklus itu secara umum terjadi 2 type tidur, yaitu REM dan Non-REM Sleep, yg kemudian dibagi lagi dalam beberapa tahapan yg antara satu peneliti dengan lain agak sedikit berbeda di dalam mendetailkannya. 

REM kepanjangan dari Rapid Eye Movement, dimana ketika kita sedang tidur, katanya bola mata kita bergerak2 ke kanan kiri atas bawah seakan2 kita sedang sadar. Berdasarkan penelitian, ketika kita mengalami fase REM Sleeping ini, otak kita 15 – 30% lebih aktif daripada saat kita berjaga… padahal kita tidurrrr… Luar biasa kan?

Continue reading