Ready To Buy A Drone? Read This First! (1/2)

dji-phantom-2-vision-

So you think you are ready to buy that sophisticated and simple to control drone???

If Yes, then READ THIS FIRST! Especially for you who need to save money for it!!

Dua minggu yang lalu ketika saya baru saja menerbangkan drone, tiba2 terdengar suara sapaan seorang lelaki di belakang saya: “Selamat pagi pak, lagi main drone ya?” katanya ramah.

Karena lagi sibuk mengendalikan drone, saya hanya sempat menoleh sekilas ke seorang pemuda dengan jaket hijau salah satu ojek online yang lagi hot di masyarakat, dan sayapun menjawab tak kalah ramah:”Selamat pagi mas, iya nih lagi baru belajar an”, sahut saya.Kemudian saya kembali berkonsentrasi mengendalikan drone yang baru meluncur naik.

Dia kemudian berdiri diam memperhatikan di sebelah saya. Hal ini sudah menjadi hal yang biasa jika kita sedang bermain drone, banyak anak2 atau orang yang kebetulan lewat berdiri memperhatikan kita bermain, karena meskipun istilah drone sudah akrab di telinga masyarakat , ‘mainan’ ini masih belum terlalu umum ditemukan seperti layangan :).

Beberapa saat kemudian, tiba2 dia nyeletuk: “Wah Inspire 1 ya pak, cakep sekali ya modelnya”. Saya sejenak terkejut, lho kok si mas Ojek bisa tahu Inspire 1 segala, batin saya.

Inspire 1 termasuk drone kelas menengah atas / Professional di jajaran produk keluaran DJI (perusahaan drone paling popular di dunia, dari Shenzhen, China). Model di bawahnya yang paling banyak beredar adalah DJI Phantom 2, kemudian DJI Phantom 2 Vision + dan yang paling anyar adalah DJI Phantom 3 yang terbagi atas tiga kelas (Standard, Advance dan Professional).

Beberapa model drone di pasaran…

20150821_160431

Bukan saya menghina lho, sungguh, tetapi selama saya ‘bermain’ drone, hampir tidak pernah ada yang tahu type drone yang saya pakai, bahkan termasuk karyawan saya yang sangat dekat bersentuhan dengan teknologi. Lha ini kok si mas Ojek sungguh updated.

Setelah selesai melakukan beberapa putaran, saya segera menurunkan drone saya untuk segera menuntaskan rasa penasaran saya. Saya segera mendekati mas Ojek tadi, yang berdiri bersandar di sepeda motornya.

“Mas, kok sampeyan tahu drone yang saya pakai Inspire 1?”, selidik saya.

“Eh iya pak, saya sudah lama kepingin sekali punya yang model itu tapi belum punya duit… masih ngumpulin nih pak, nunggu rejeki”, katanya.

“Saya sebelumnya sudah pernah punya yang Phantom 2, tapi kabur kelaut ketika saya mainkan di Ancol”, katanya dengan wajah memelas.

“Lho kok bisa?”, tanya saya kaget. Continue reading