Panggilan2 yang menjengkelkan

TelemarketerSaya sedang menghadapi seorang client penting ketika tiba2 handphone saya berdering, saya lirik nomor yang terdisplay, tidak saya kenal. Namun saya tidak berani tidak mengangkatnya, karena nomor hp saya tertera di kartu nama saya, yang artinya setiap orang yang pernah saya beri kartu nama saya boleh menelpun saya setiap saat.

Setelah meminta maaf ke client saya, sayapun segera menerima telpun tersebut:”Hallo….”, sapa saya, namun tidak langsung terdengar jawaban. Beberapa saat kemudian baru terdengar click suara telpun diangkat dari hooknya, hmmm…pikir saya kok tidak sopan sekali.  Saya panggil lagi: ”Hallo…”.

Setelah hallo yang kedua baru terdengar jawaban mantap dan bersahabat dari sisi sebelah sana:”Eh…haiiii… pak Guntur, bagaimana kabarnya sekarang? Mudah2an baik2 saja ya”, terdengar suara pria yang memberi kesan sudah lama saya kenal.

Continue reading