1.4 Miracles of Walking: Mobile App pembakar semangat

Pada postingan terakhir saya (1.3 Miracles of Walking: It is just a Walk…), saya menceritakan bagaimana asal muasal saya mulai menjalani kegiatan jalan pagi saya. Akan tetapi tanpa bantuan seorang motivator yang handal, tidak mudah buat kita untuk melakukan suatu kegiatan yang sebelumnya tidak kita sukai.

Jalan-jalan pagi tidak pernah terlintas di kepala saya menjadi kegiatan rutin saya sekarang ini. Saya bahkan pernah mengatai teman saya yang pelari marathon sebagai orang aneh. Lha gimana gak aneh, sementara kita semua tidur lelap, dia bangun pagi2 sekali, memakai sepatu dan pakaian olahraga, terus berlari sendirian hingga satu dua jam.

Saya benar2 tidak memahami kegiatan itu. Saya masih bisa menikmat olahraga badminton, volley atau basketball yang kelihatannya seru, bahkan sepakbola yang tidak begitu saya sukai. Tapi lari??? Apalagi jalan pagi???

Sehingga jika saya yang sedemikian tidak demennya jalan pagi bisa terbakar semangat saya untuk menjalaninya, tentu pembaca perlu mepertimbangkan mempelajari motivator yang membakar semangat saya ini bukan? 🙂

Mobile Application Pembakar Semangat

Continue reading

1.3 Miracles of Walking: It is just a Walk…

Judul yg lebih tepat seharusnya sih Miracle of Sport. Tetapi karena Sport yang akan saya ceritakan ini adalah jalan pagi, maka saya kasih judul Miracle of Walking saja ya 😃.

Pada postingan sebelumnya saya menceritakan mengenai berbagai therapy yang menghabiskan banyak biaya (1.2 Miracles of Walking: Life Begin At 40?…), tenaga dan waktu saya namun semua hasilnya NIHIL.. Dari tradisional sampai modern, semua tidak memberikan hasil.

Semua penderitaan/penyakit yang saya alami di atas itu akhirnya sembuh oleh kegiatan yang sangat sederhana dan tidak membutuhkan biaya apapun, selain tekat, disiplin, konsistensi dan dibumbui kompetisi.

Yaitu… MLAKU2 ISUK2… atau JALAN JALAN PAGI atau JJP…

Gak keren sama sekali ya…

Kalau pembaca membaca detail semua usaha saya, saya rasa tidak mudah untuk mempercayai apa yang saya tulis di atas. Itulah sebabnya saya tidak segera menuliskan pengalaman saya ini sebelum saya yakin seyakin-yakinnya memang benar JJP menyembuhkan saya.

Bagaimana ceritanya kok bisa sampai JJP ini menyembuhkan saya???

Continue reading

1.2 Miracles of Walking: Life Begin At 40?…

Pada postingan sebelumnya saya menguraikan LifeStyle saya, yang saya perkirakan tidak akan jauh berbeda dengan sebagian besar karyawan yang bekerja di kota2 besar dimanapun juga.

Pada bagian ini saya akan menceritakan apa yang terjadi pada tubuh kita akibat puluhan tahun menjalani LifeStyle kurang gerak dan bagaimana saya mencoba mencari solusinya.

Nah dengan pola hidup seperti itu, saya mengalami semua masalah yang sudah saya uraikan pada bagian pengantar tulisan saya ini. Saya sering sakit kepala, leher kaku, badan pegal, bahu sakit (istilah kerennya Frozen Shoulder), otot kaki hingga punggung kaku, jari2 kaku (istilah kerennya Trigger Finger) dan hal2 lain yang berhubungan dengan otot. Dll… dll…

Continue reading

1.1 Miracles of Walking: My LifeStyle and maybe you too…

Bagi pembaca yang langsung membaca postingan saya ini, saya sarankan untuk terlebih dahulu membaca bagian pendahuluan tulisan panjang saya sebelum ini (The Miracles of Walking, Fasting and Sleeping) supaya tahu apa benefit yang kira2 akan pembaca alami jika mengikuti apa yang saya jalankan…

Pada bagian ini, saya akan terlebih dahulu mengajak pembaca membandingkan LifeStyle yang saya jalani dengan keseharian pembaca, agar penjelasan saya selanjutnya lebih mudah diterima secara logika.

Continue reading

1.0 The Miracles of Walking, Fasting and Sleeping

Lebih dari 2 tahun saya ingin menuliskan topik di atas namun selalu saya tunda.  Saya tidak percaya diri, selalu merasa belum cukup membuktikan apa yang telah  saya baca, lihat dan alami sendiri. Saya akhirnya memutuskan untuk memulai tulisan saya ini setelah semakin banyak teman yg menanyakan perubahan2 yang terjadi pada diri saya DAN semakin banyak juga teman2 yang kemudian mencoba mengikuti saran saya dan memperoleh manfaatnya.
Tulisan ini saya tujukan khususnya bagi pembaca seumuran saya, yang sudah setengah abad lebih, yang mengalami serangkaian gejala penyakit usia manula seperti yang akan saya uraikan di bawah.
Selain itu, tulisan saya ini juga baik dan perlu dibaca oleh generasi muda yang secara umum gaya hidupnya mirip seperti yang nanti akan saya uraika, gaya hidup yang oleh anak millennial sekarang disebut gaya hidupmager… alias malas gerak😝.
Namun… tidak tertutup kemungkinan juga perlu dibaca bagi yang tidak termasuk di dua kategori sebelumnya, namun peduli dengan anak, pasangan atau sanak saudara yang mungkin mengalami apa yang saya rasakan selama ini. 

Continue reading