3.3 Miracles of Sleeping: Effects of Sleep Deprivation

Apa akibat Sleep Deprivation?

Pada acara TEDEd Show, tanggal 3 Juni 2019, Dr. Matt Walker, memberikan seminar dengan topik Sleeping is your superpower. Beliau membuka acara dengan kata2 sebagai berikut “I would like to start with testicles….”… sontak penonton langsung tertawa… Kemudian beliau melanjutkan “men who Sleep five hours a night have significantly smaller testicles than those who Sleep seven hours or more…”.

Lanjutnya  lagi : “In addition, men who routinely Sleep just four to five hours a night will have a level of testosterone which is that of someone 10 years their senior. So lack of Sleep will age a man by a decade in terms of that critical aspect of wellness..”

Dr. Matt Walker adalah Professor of Neuroscience and Psychology di University of California, Berkeley, dan Founder and Director of the Center for Human Sleeping Science, adalah juga salah satu peneliti terkemuka mengenai urusan TIDUR. Hasil penelitian bertahun itu kemudian diterbitkan dalam bentuk buku berjudul Why We Sleep yg menjelaskan secara panjang lebar hasil penelitiannya dan juga hasil penelitian beberapa ahli seputar TIDUR.

Beliau bahkan mengatakan bahwa kekurangan tidur HANYA 1 jam saja, bisa membawa dampak yg sangat besar di dalam hidup kita. Hanya 1 jam lho…

Continue reading

3.2 Miracles of Sleeping: Sleep Cycle

Apa yang terjadi selama kita tidur?

Pernahkah pembaca memikirkan apa sebenarnya yg terjadi pada saat kita tidur? Saya rasa tidak banyak orang yg pusing memikirkan apa yg terjadi pada tubuh kita pada saat itu. Peristiwa ini sedemikian alami dan rutin dan tidak ada yg aneh sehingga harus membuat kita memikirkan apa yg terjadi pada tubuh kita selama kita tidur, iya kan?

Namun ternyata, pada saat kita tidur setiap malamnya, kita mengalami 3 hingga 5 kali Sleep cycle atau siklus tidur, dimana setiap siklus tidur itu berlangsung kurang lebih 60 – 90 menit lamanya. Pada tiap siklus itu secara umum terjadi 2 type tidur, yaitu REM dan Non-REM Sleep, yg kemudian dibagi lagi dalam beberapa tahapan yg antara satu peneliti dengan lain agak sedikit berbeda di dalam mendetailkannya. 

REM kepanjangan dari Rapid Eye Movement, dimana ketika kita sedang tidur, katanya bola mata kita bergerak2 ke kanan kiri atas bawah seakan2 kita sedang sadar. Berdasarkan penelitian, ketika kita mengalami fase REM Sleeping ini, otak kita 15 – 30% lebih aktif daripada saat kita berjaga… padahal kita tidurrrr… Luar biasa kan?

Continue reading

3.1 Miracles of Sleeping: Sleep Deprivation

Berapa lamakah pembaca tidur semalam?

Apakah pembaca peduli dengan jumlah jam tidur setiap malamnya?

Pendapat umum mengatakan bahwa tidur itu hanya buang2 waktu. Betul gak? Saya dulu juga percaya, semakin sedikit tidur semakin baik, semakin banyak yg bisa saya lakukan, semakin produktif hari2 saya. 

Pada saat kuliah dulu, saya dan teman2 satu kost terbiasa tidur di atas pukul 24 malam, bahkan jika lagi ada PR atau Laporan Praktikum sering sekali “melekan” alias begadang hingga dini hari pukul 2 atau 4 dini hari. Besoknya kalau ada kuliah atau praktikum, kami ya bangun pagi sekitar pukul 7 an begitu, sedikit ngantuk tapi ya biasa aja. Tidak ada masalah dan tidak ada juga yg mempermasalahkan. Rata2 kehidupan bermahasiswa rasanya mirip seperti yg saya alami.

Hingga saya mulai bekerja kebiasaan ini terbawa, hampir tidak pernah saya tidur di bawah pukul 23.00, namun jarang sekali juga saya bisa “mbangkong” alias bangun tidur bablas di atas pukul 6.30. Sebagai akibatnya jarang sekali saya mengalami tidur selama 7 – 9 jam seperti yang disarankan para ahli.  

No problem, malah bangga. Semakin kurang saya tidur, semakin baik, semakin professional dan semakin keren… :).

Setelah membaca dan menonton video sana sini, mulut saya ternganga, mata melotot… lha kok terbalik dengan apa yang saya yakini selama ini??? 

The shorter your Sleep, the shorter your life…

Continue reading

3.0 Miracles of Sleeping

Hai teman2 pembaca yg budiman, apa kabar, semoga sehat selalu. Semoga di masa genting penyebaran Covid 19 yg semakin meluas ini, pembaca semua selalu di dalam berkat dan perlindunganNYA. 

Khusus bagi pembaca yg selama ini mengikuti tulisan berseri saya mengenai The Miracle of Walking – Fasting – Sleeping, pertama-tama saya mohon maaf karena setelah setahun menjanjikannya baru sekarang saya bisa memenuhi janji saya. Benar2 setahun… luar biasa cepat waktu berlalu ya… 

Sejujurnya saya tidak pernah mengira topik sesederhana SLEEPING alias TIDUR, membuat saya amat sangat kebingungan harus menuliskan apa, dan mulai darimana. Pada awalnya saya pikir akan jauh lebih sederhana daripada dua topik sebelumnya, akan tetapi ternyata jauhhhh… lebih complicated dari perkiraan saya.

Sleeping alias Tidur adalah kegiatan yg setiap hari wajib kita lakukan jika tidak ingin kliyengan besoknya, betul tidak? Siapa sih yang tidak tahu mengenai hal ini, atau adakah yang tidak melakukan kegiatan ini? Saya yakin seyakin-yakinnya semua pembaca melakukannya kan? :). Kalau ada yg tidak melakukannya, pasti sudah masuk Guinnees Book Of Record :). Tua muda, laki perempuan bahkan binatang dan tanamanpun melakukan kegiatan yang tampaknya tidak bermanfaat ini. 

Jadi apa sih yang hebat dari kegiatan ini sehingga saya menjadikannya satu topik tulisan sendiri?

Continue reading

Apple iOS 14: Should you upgrade?

Tulisan ini saya tujukan bagi pengguna iOS yang masih ragu2 atau bingung menentukan apakah akan mengupgrade ke iOS 14 atau tidak?

Bagi para penggemar berat product Apple (Apple Fanboy), saya yakin sudah pada mengupgrade iOS iPhone mereka ke versi 14 sejak tanggal 17 September 2020, ya kan? 😃. Termasuk saya juga, meskipun saya “mengaku” tidak termasuk Apple Fanboy 😁. Namun ternyata diluar itu, masih banyak yang bertanya ke saya apakah worth it untuk naik versi atau lebih baik tetapi di versi 13?

Seingat saya, selama ini saya hampir tidak pernah menulis mengenai perubahan versi iOS, baik skala kecil dalam bentuk sub-version maupun skala besar dalam perubahan versi dari iOS 11 ke 12 atau ke 13. Karena menurut saya, inovasi2 yang diluncurkan oleh Apple sudah sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan Android, sudah jauh kalah creative dan innovative lah, sehingga tidak ada factor WOW yang membuat saya tergerak menuliskannya. 

Continue reading