AC Inverter, Apa Sih Hebatnya?

//

Saya yakin sebagian besar pembaca pernah membaca, berencana membeli atau bahkan sudah memasangnya di rumah. Bagi yang sudah menggunakannya  di rumah, apakah pembaca merasakan apa yang saya tulis berikut ini?

Sedangkan bagi yang berencana membeli, mungkin perlu membaca lebih lanjut.

Saya rasa sebagian besar orang sudah mulai concern dengan besarnya pemakaian listrik di rumah, mengingat biaya listrik yang tidak pernah mau turun, maunya naikk terus.

Mengantisipasi kepedulian masyarakat akan semakin beratnya beban penggunaan listrik ini, maka pabrikan AC pun berlomba-lomba memproduksi AC jenis Converter yang katanya hemat energy ini.

Saya yang sok ngerti teknologi ini juga tertarik dengan iklan2 AC Inverter ini hingga suatu ketika saya perlu membeli beberapa AC baru untuk keperluan di rumah. Sayapun mulai hunting berbagai macam type AC yang ada di pasaran, dan setelah menimbang-nimbang akhirnya saya putuskan menggunakan AC Inverter karena katanya sangat irit listrik.

AC Inverter, katanya, berbeda dengan AC Conventional. AC Inverter, seperti istilahnya, menggunakan tambahan Inverter yang bertugas mengatur kecepatan motor dari kompresor untuk menghasilkan suhu yang diinginkan. Jika thermostat mendeteksi suhu ruang lebih panas dari yg kita inginkan, maka compressor akan diatur berputar lebih kuat untuk mengalirkan Freon sehingga didapatkan udara lebih dingin, alias meningkatkan penggunaan listrik. Sebaliknya, jika suhu ruang lebih dingin dari yang diinginkan, maka compressor akan diatur supaya berputar lebih lemah sehingga udara dingin yang disemprotkan AC berkurang, dan demikian pula penggunaan listrik akan berkurang.

Sebaliknya, AC konvensional hanya punya dua kemungkinan, mati atau hidup, jika udara ruang lebih panas dari yang diinginkan, maka compressor hidup, sedang jika lebih dingin, compressor mati.

Demikian kira2 beda AC Inverter dibandingkan AC konvensional.

//

Nah keinginan mengurangi penggunaan listrik ini, yang tentu saja berdampak dengan tagihan listrik, ditambah dengan gencarnya iklan mengenai AC Inverter ini menyebabkan saya mata gelap, dan memutuskan untuk menggunakan AC Inverter untuk rumah saya.

Namun apa yang terjadi benar2 tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan, padahal AC yang saya pakai adalah produksi salah satu produsen AC terbaik dan termahal di negeri ini.

Beberapa hal yang tidak saya duga:

  1. Harga AC Inverter lebih mahal daripada AC Konvensional. Namun tentu saja hal ini bisa dimaklumi karena diharapkan bisa menghemat listrik dalam jangka panjang.
  2. AC ini membutuhkan pipa khusus, yang lebih tebal dari pipa AC Konvensional. Ini perlu menjadi perhatian, karena hal ini sempat membawa masalah di rumah saya yang sudah tertanam pipa AC Konvensional, sehingga akibatnya saya harus membongkar pipa lama dan menggantinya dengan pipa baru. Alasan yang dikemukakan penjual adalah karena Freon yang digunakan AC Inverter lebih bersifat korosif dibandingkan AC Konvensional, sehingga jika menggunakan pipa AC Konvensional mereka tidak menjamin dalam jangka waktu lama tidak bolong.
  3. Harga Freon R410A yang digunakan pada AC Inverter lebih mahal daripada AC Konvensional, sehingga jangan kaget jika biaya mengisi atau menambah Freonnya jadi lebih mahal.
  4. Proses pendinginan AC Inverter lebih lama daripada AC Konvensional. Ini benar2 diluar dugaan saya, sehingga untuk menikmati dingin yang sama dengan AC Konvensional kita perlu menghidupkan AC Inverter lebih lama.
  5. Terakhir, dan ini yang sama sekali diluar dugaan saya, tingkat kedinginan AC Inverter bisa saya katakan kalau jauh dibandingkan dengan AC Konvensional. Untuk memperoleh kedinginan yg sama selain memerlukan waktu lebih lama, juga saya perlu men’set’ temperature lebih rendah dibandingkan AC Konvensional. Misalnya pada AC Konvensional saya menset temperature 22 derajat Celcius, pada AC Inverter saya harus menset di 16 derajat Celcius. Selisih setting ini, menurut logika saya pada akhirnya mengakibatkan listrik yang digunakan kemungkinan tidak jauh berbeda antara AC Inverter dibandingkan AC Konvensional.

Semua hal diatas itu sama sekali tidak pernah saya duga sebelumnya dan yang lebih parah lagi semua hal itu sudah dijelaskan oleh penjualnya ke saya ketika saya membeli AC2 ini. Namun karena ketika itu pikiran saya sudah dipenuhi oleh kehebatan AC Inverter ini, ditambah pula kecurigaan saya di penjual ingin supaya AC lamanya laku, maka saya tidak mendengarkan ocehan si penjual.

Sekarang sebagai akibatnya saya terpaksa harus mengganti AC2 Inverter saya dengan AC Konvensional, padahal baru saya gunakan sekitar 6 bulan :(.

Saya tidak tahu apakah pembaca juga mengalami hal yang sama, namun saya rasa jumlah AC Inverter yang saya pasang cukup memadai bagi saya untuk mengambil kesimpulan ini.

Mudah2an melalui sharing saya ini, pembaca lebih teliti menanyakan plus minus AC Converter ini ke penjualnya sebelum menentukan pilihan. Siapa tahu saya yang salah.

—————————

Update: Sun May 5, 2013

Mohon membaca komentar pembaca yang saya rangkum di tulisan berikut: Masih Seputar AC Inverter

127 thoughts on “AC Inverter, Apa Sih Hebatnya?

  1. Leie, urun rembuk yang aku tau ya…

    soal mahalnya ac inverter dan penghematan listrik memang belum tentu sepadan memang.
    Apalagi kalau yang dipikirkan adalah hemat listrik dalam arti hemat biaya. (rupiah)
    hal ini kita perlu pelajari lebih cermat.
    maksudku begini.

    AC inverter , pemakaian daya listrik nya tentu lebih rata, katakan 600 W x 8 jam.
    AC konv, pemakaian dayanya bisa jadi 900 W x 5,5 jam , karena 2,5 jam diantaranya off.
    jadi bedanya tidak seberapa.

    Dalam hal ini oleh orang marketing AC inverter seringkali digembar gemborkan bahwa AC inv hanya butuh daya 600 w sedang AC konv 900 W

    Energi (kWh) = Daya (kW) x Waktu (h)
    dan yang kita bayar ke PLN adalah Energi. (kWh)

    AC inv hemat daya( kW) memang iya, tapi… belum tentu menghemat Energi (kWh)

    Pipa khusus untuk AC Inverter ?
    Sebenarnya pipa khusus yang dikatakan penjual memang ada benarnya, tapi sebenarnya
    lebih karena yang dipakai adalah refrigerant 410A.
    R 410A ini mempunyai tekanan kerja kira kira 2x dari Freon R22 . ( unit2 AC lama pakai R22)
    jadi dibutuhkan pengantian pipa bukan karena sifat korosif , tapi lebih karena tekanan kerja unit dengan R 410 memang lebih tinggi.

    Proses pendinginan AC inv lebih lama dari AC konv ?
    Mestinya ya tidak ya…, kalau cooling capacitynya sama .
    coba check di name platenya kalau mudah n masih ada tertempel berapa Btuh atau berapa kW
    cooling capacity dari unit baru n lama kamu…
    Awas pinggang kecentit lho !

    Wis wis … tak kerja lagi aku…

    • Akhirnya ada masternya yg bisa menjelaskan lebih teknis. Terima kasih bro/bri? Senang sekali saya ada yg bantu membahas.
      Mengenai lamanya proses pendinginan ini, memang kenyataannya, dan diamini si penjual AC. Atau mungkin istilah yang saya gunakan ini salah.
      Sekarang beberapa AC sudah saya ganti AC Konvensional, saya sudah bisa “krukupan” di bawah selimut lagi lagi wkwkwkwk….

      • ok ok pak… !
        banyak hal teknis yang kadang kalau kita tidak cermat kita di’bodoh’i orang orang
        marketing dengan bahasa teknis..
        seperti kapasitor yang dijual dengan iming2 menghemat listrik, bahkan juga ditampilkan Amper meter yang begitu alatnya ( kapasitor ) nya di colokin langsung terlihat “terbukti” turun !
        + di tambah ada kWh meter didekatnya pula !, bagaimana orang awam tidak yakin kalau alat itu seperti bisa menghemat listrik !!!

        ok… cu….
        sugihono

    • selamat siang

      saya memakai AC inverter 1,5 PK merk sharp, belum 6 bulan AC sdh problem rusak module control, module luar ( inverter ) dan kompressor, masih garansi diganti oleh pihak Sharp, namun hanya tahan kurang lebih 2 bulan.

      Problem yang sama terjadi lagi, celakanya module luar rusak sdh 2 bulan tidak ada stock spare partsnya di sharp, disuruh tunggu tanpa kepastian.

      Kerusakan Ac tersebut diperkirakan karena adanya tegangan lebih, namun anehnya AC tersebut rusak saat posisi Off, ada 3 AC saya merk Sharp ( bukan type Inverter juga rusak system module controlnya ), namun AC saya yg lain merk LG tidak mengalami kerusakan ada ( 3 buah ).

      Jadi pertimbangankan sebelum membeli AC inverter, karena module luar sering rusak dan sulit spare partnya.

  2. Alo bang Guntur, kok pengalaman ttg dingin beda ya, buat saya malah sama aja. Menurut pendapat saya itu tergantung dr kapasitas pk ac ya, saya pakai ac konvensional 3/4 ganti ke inverter 1 pk malah biaya listrik bulanan turun. Kesesuaian kapasitas ac dengan ukuran ruangan jg sangat mempengaruhi pendinginan, biasanya di derajat sama sekitar 25-26 saya sdh dpt kedinginan yg lbh dari cukup juga dengan setting yg sama dgn ac konvensional. Setau saya ac inverter 1 pk efektif di ruangan 16 m3… Jadi kebetulan ruang master bedroom saya segitu dan rata2 semua ac inverter mininal 1 pk ya pas deh.

    Karena itu saya jadi penggila ac inverter walaupun lbh mahal dan pipa khusus tapi lbh worthed biaya bulanan listrik turun dan cut off cut in ac juga gak bikin daya gak stabil..

    • Hallo bang Jose, saya juga tadinya fanatik inverter. Memang benar kapasitas AC harus sesuai dgn volume ruangan, sebenarnya konsultan M&E saya sudah menghitungnya. Namun tetap kalah dingin. Saya di rumah menggunakan 13 AC terdiri atas 1 type cassette, 2 konvensional, sisanya inverter. Saya pakai lebih dr 8 bulan sebelum sy mengambil kesimpulan di atas. Jadi mestinya cukup valid datamya, ditambah informasi dari penjual dan bahksn tukang pasang AC :).
      Tapi mungkin merk AC berbeda ya :), memang tdk bs digeneralisir sih hanya saja perlu lebih teliti sblm membeli.
      Tq for commenting.

      • Iya pak mungkin gak bisa digeneralisir, soalnya merk2 besar juga kalau promosi inverter juga gak main2, kalau ada kebohongan publik juga pasti dijauhi, tapi mereka tetep aja jual inverter dan laku2 aja.. Tapi menurut pendapat pribadi saya kayanya ac inverter kurang cocok kalau di ruangan yang banyak aktifitas gerak atau terlalu besar. Kalau ruang tamu saya lebih prefer ac konvensional karena toh juga ruangan lebih aktif dan besar. Profil ruangan juga sangat menentukan sih pak…

        • Gan Anonymous,ane mw tnya,AC Sharp Inverter pnya sy rusak,krna korsleting,kipas di outdoornya jd tdk berfungsi,kata yg biasa bersihin AC sy,itu kerusakan di ic power outdoornya,,tp smua komponen yg di PCBnya di cek bagus smua kira² ,,apanya yaahh..mohon penceharannya,atau siapa tau ane bisa kontak Agan Anonymous…Terima Kasih

  3. Info yg saya terima dari pengguna yg saya kenal… perbandingan merek AC inverter :
    1. Sharp inverter : Menghemat cuman ngak dingin
    2. Daikin inverter : Menghemat dan dingin

  4. sekedar sharing aja… “katanya” kedepanya di Tahun 2020 semua alat pendingin hrs menggunakan R410A karena lebih ramah lingkungan… jd secara tidak langsung AC Non inverter tidak akan diproduksi lagi donk…

    • Tidak2 apa2 pak Rudy, kalau 2020 masih jauh, mestinya secara teknologi saya percaya AC Inverter sudah jauh lbh dingin dan hemat drpd skr :).
      Mungkin nanti tidak perlu lagi pakai freon 🙂

      • Yup… saya setuju dengan anda… Saya juga percaya teknologi inverter akan terus berkembang… semoga saat saya beli AC inverter udah dpt yg lumayan bagus 🙂 Good Luck juga buat Perusahaan Bapak… Satu-satunya hal yg pasti di dunia ini adalah perubahan. Semoga perusahaan Bapak terus berubah ke arah yg lebih baik.

  5. @Guntur Gozal:
    hal yg sama jg sy alami, setahun yll sy mengganti AC kamar sy dg 1 PK Inverter, yg semula ½ PK, (ke2nya merk P*****c) dg harapan bs lbh dingin dan hemat listrik. Tapi ternyata hasilnya tdk seperti yg dibayangkan, bahkan kalah dingin dengan AC yg sebelumnya yg hanya ½. PK.
    Td mlm sy ukur dengan Termometer ruang, hanya menghasilkan angka 26~27˚C utk setelan 17˚C di ACnya.
    Kalah dingin dg kamar lain yg menggunakan AC conventional yg semuanya sy pasang AC ½ PK (luas kamar hampir sama).

    • 3 kamar anak saya, dan 1 kamar tamu, semua menggunakan AC Inverter 1 PK dengan merk yang sama dengan milik bapak, semuanya mengecewakan saya. Sebenarnya bukan tidak dingin, tetapi pendinginan lama sekali, namun dengan setting temperature MIN dan fan MAX, yang artinya secara penggunaan listrik kemungkinan sama saja dengan AC Conventional.
      Saya rasa kita mengalami hal yang sama pak Josh, sama2 “gondok” wkwkwkwk

      • Barusan ktmu tman yg pk MKP, katanya freon hrs diisi dg tekanan150, biar bs dingin (+/- 500rb). Dia pasang di posisi 21′ dianya kedinginan.

          • Iya pak GG ini sy jg sdg tilpon tk AC utk cek dan tambah freonnya, siapa tau mmg bs jd dingin. Sy pakai inv yg KKP & MKP.
            Kalo mengenai hemat konsumsi listrik kok kliatannya tdk, krn sjk sy pk 2 inverter justru tagihannya rata2 lbh besar 100rb an utk tiap bulannya. Tp sy tdk yakin jg entah krn AC atau mungkin ada pemakaian beban yg lain. GBU

            • Pak Josh, saya call tukang AC saya, dia mengatakan secara standard tekanan normal/standard adalah 120psi. Saya minta dinaikkan jadi 150psi dia tidak berani. Karena penasaran, saya call ke toko yang menjual, sy peroleh informasi yang sama. Kemudian karena masih penasaran, saya call langsung ke service centernya, ternyata menurut dia kurang. Harusnya antara 130 – 140 psi :).
              Supaya tidak sampai meledak, saya minta mereka datang minggu depan.
              Saya akan informasikan apa hasilnya nanti.
              Terima kasih atas informasi ini.
              GBU

            • MKP & KKP saya sudah diisi sampai tekanan 150psi (kondisi hidup) utk kondisi mati terukur 120psi.
              Sudah saya ukur suhu ruang, di posisi 24˚C thermometernya tepat menunjuk ke angka 24 dan saya turunkan ke 20˚C angka thermo juga menunjuk ke angka 20.

              Tadi malam saya pakai AC sudah di posisi 24˚C, sudah tidak perlu lagi di posisi 16/17˚C.

            • Pak Josh, sorry baru bales skr. Pertama karena akhir2 ini sibuk sekali, kedua saya menunggu kedatangan teknisi AC dari pabrik pembuatnya.
              Dan betul katanya, memang harus 150psi, hanya aneh sekali, tidak banyak yang tahu. Jadi kemarin saya kuliahi sekalian, kok aneh beberapa tukang AC tidak tahu mengenai hal ini, berarti pabrikan tidak mensosialisasikan dengan baik. Mereka hanya ah uh ah uh…
              Saat ini sudah lebih dingin, tapi sulit mengatakan apakah sudah beres karena lagi hujan melulu, tanpa AC juga sudah dingin :).

              Sekali lagi terima kasih atas infonya.

  6. slm kenal pak GG dan bang joss,, mau nanya, berarti ac inverter biar dingin hrs ditambah jd 150psi ya?? psi itu apa ya?? itu hrs minta nambahnya ke panasonic nya lngsung?? trus inverter KKP & MKP itu apa ya??

    • Salam kenal mbak Novia. Maaf agar terlambat membalasnya. Psi merupakan satuan tekanan, pound per square inch. Dari informasi yang saya peroleh dari teknisi Panasonic, untuk AC Inverter perlu tekanan 140 – 150 psi, lebih tinggi daripada AC Konvensional yang berkisar 120 an psi.
      Penambahan sebaiknya dilakukan oleh teknisi Panasonic karena pada saat saya menambah freon baru, ada beberapa AC yang “katanya” tdk bisa ditambah karena beda merk (sy sendiri juga tdk mengerti kenapa begitu), sehingga harus dikuras dulu freon lama dan diisi full dengan freon baru.
      KKP dan MKP itu kalau tidak salah merupakan type/jenis AC Panasonic mba.
      Mudah2an menjawab.

  7. Salam kenal pak GG dan pak Josh… Saya baru saja ingin membeli AC inverter merk Panasonic tipe MKP, 1.5 PK untuk kebutuhan ruang usaha saya yang luasnya sekitar 25m2.. Setelah membaca beberapa referensi dan tulisan2 diatas, saya jadi agak ragu untuk membeli AC tipe ini karena saya belum melihat sisi efisiensinya terutama dalam hal tagihan listriknya.. Setelah pemakaian beberapa bulan terakhir ini dengan tekanan yang sudah dinaikkan menjadi 150 psi, apakah sudah ada perubahan tagihan listriknya, lebih hemat atau sebaliknya? trms…

    • Salam kenal juga pak Yudie.
      Terus terang sejak dinaikkan tekanannya menjadi 150psi, saya belum sempat melihat penurunan tagihan listrik, selain karena pemakaian yang tidak konstan (kadang kamar anak2 terisi penuh, kadang kosong karena mereka sudah kembali kuliah) dan pas kok kebetulan tariff listrik naik pisan :).
      Kalau berfungsi dengan baik, mestinya memberikan hasil meskipun belum tentu significant dibandingkan dengan perbedaan harga unit AC + penggunaan pipa khusus + freon yang jauhhh lebih mahal.
      Mungkin hanya itu masukan dari saya.

      Salam

  8. Saya kebetulan google ttg ‘AC Inverter’ dan mendarat di sini.
    Agak sedikit terusik dengan pengalaman Pak Guntur dengan AC inverter.
    Kebetulan saya sendiri punya usaha yang bergerak dibidang elektronik dan khususnya AC.
    Di rumah saya pun sudah menggunakan 2 buah AC inverter selama 3 tahun lebih (dugaan saya merk yang sama dengan initial P).
    AC 1.5pk untuk kamar tidur utama dan 1pk untuk kamar tidur anak.
    Selama ini performanya memang seperti yang diharapkan atau di-iklan-kan, lebih cepat dingin dan tagihan listrik turun cukup signifikan.
    Dan ini juga yang meyakinkan saya untuk encourage konsumen untuk memilih AC inverter untuk digunakan di kamar tidur.

    Memang teknologi inverter masih relatif baru untuk AC.
    Paling, baru 6 tahun beredar di Indonesia.
    Edukasi tentang AC inverter lewat media massa lebih berbau marketing, ketimbang ulasan plus minusnya AC inverter itu sendiri.
    Kalau boleh saya izin sharing sedikit tentang AC inverter, yang mana mungkin bisa menjadi input buat Pak Guntur atau para pembaca yang lain.

    Yang pertama harus diluruskan adalah pipa khusus AC inverter sebenarnya salah kaprah.
    Lebih tepatnya, sistem AC yang menggunakan refrigerant (freon) R410A, diwajibkan oleh produsen AC untuk menggunakan standard material pipa tembaga dengan ketebalan d=0.61mm.
    Kebetulan saat ini semua AC inverter branded (kecuali Daikin seri FTKD) menggunakan refrigerant R410A.
    Sementara AC non inverter masih menggunakan R22 yang sudah dikurangi penggunaannya secara bertahap dalam kaitannya dapat merusak lapisan ozon.
    Konvensi PBB menetapkan R22 akan stop diproduksi hingga tahun 2030 nanti.

    Karakteristik R410A sebagai refrigerant dalam sistem AC, bekerja pada tekanan yang hampir 2x lebih tinggi dari R22, sehingga butuh spec dinding pipa yang lebih tebal.
    Tekanan R22 paling rendah di dalam instalasi pipa AC nya berkisar 70-80 psi
    Tekanan R410A paling rendah di dalam instalasi pipa AC nya berkisar 120-130 psi
    Sebagai pembanding tekanan ban mobil 30-an psi

    Untuk itu beberapa merk pipa AC yang sering direkomendasikan misalnya Hoda, Saeki atau Tateyama sesuai dengan kebutuhan R410A. Atau dengan produk pipa tembaga Australia merk Kembla atau Crane Enfield tentu lebih baik lagi.

    Refrigerant R410A ini juga bekerja dengan lubricant/pelumas khusus (ester based) yang tidak boleh kontak dengan udara atau tercampur oli ex R22 (instalasi lama), agar fungsi pelumasan pada kompresor bekerja dengan baik (kompresor tidak macet/tersendat-sendat).
    Untuk itu, saat pemasangan unit AC, instalasi pipanya wajib di vacuum.
    Pengetahuan dan pengalaman teknisi dalam instalasi unit AC nya sangat menentukan performa AC nya.

    Yang kedua, tentang AC inverter dan AC konvensional
    90% orang yang mengganti AC lamanya dengan AC inverter akan mengatakan AC inverter tidak sedingin AC lamanya. Dan memang demikian kenyataannya.
    Dengan AC konvensional, jika suhu remote di set 25′C, dinginnya tidak stabil. Kadang cukup memadai dinginnya, kadang kurang dingin. Sehingga umumnya remote di set 22′C atau 23′C, agar dinginnya lebih stabil. Bila diukur dengan thermometer ruangan, suhu yang terjadi di dalam kamar paling berkisar 24-25′C dan semakin menjelang pagi dimana suhu udara di luar rumah sudah lebih dingin, maka suhu di dalam kamar semakin mendekati 22′C atau bahkan melampaui hingga 21′C.
    Dengan setting remote pada 22′C hampir dipastikan kompresor di outdoor unit sangat sedikit beristirahat. Sehingga tagihan listrik bisa diasumsikan = lamanya AC dinyalakan x daya kompresor x TDL

    AC inverter cukup di setting 24′C atau 25′C. Pada suhu ini, umumnya dinginnya terasa pas tidak berlebihan. Apapun yang terjadi, misalnya diluar tiba-tiba hujan lebat, AC inverter dengan regulasinya berusaha mengunci suhu yang terjadi di dalam ruangan tetap pada 24 atau 25′C sesuai setting pada remote. Sebagai kompensasinya, ia menurunkan daya listriknya. Disini letak hemat tagihan listriknya.

    Namun jika mau memaksakan agar AC inverter bekerja layaknya AC konvensional, tidak perlu menurunkan daya, selalu bekerja full power, maka ini bisa diakali dengan setting remote pada suhu terendah 16′C, yang mana suhu tersebut tidak akan pernah bisa dicapai oleh AC, sehingga inverter tidak akan berfungsi.

    Jadi sebenarnya perlu ada penyesuaian dari pemakainya bila hendak menggunakan AC inverter, misalnya tidak perlu lagi selimut yang tebal untuk tidur. Tidak perlu lagi baju piyama lengan panjang dan celana panjang.
    Dengan AC inverter, saya bangun pagi tidak pernah merasa kedinginan.
    Memang diawal saya harus beradaptasi dulu, tapi sekarang sudah terbiasa.

    Semoga bermanfaat..

  9. Sedikit tambahan informasi : korelasi antara tekanan refrigerant R410A, kapasitas pendinginan dan konsumsi listrik.
    Tekanan R410A yang diukur (pada suction kompresor) :
    120 psi identik dengan 4.9 ‘C
    130 psi –> 7.2 ‘C
    140 psi –> 9.6 ‘C
    150 psi –> 11.8 ‘C
    Dengan instalasi pipa AC yang pendek dan tidak berliku-liku, suhu di atas bisa diasumsikan sebagai suhu refrigerant di dalam evaporator indoor AC.
    Bahasa sederhananya, tekanan freon menentukan suhu evaporatornya.
    Yg sebenarnya terjadi di dalam evaporator adalah freon cair mendidih menjadi freon gas pada suhu dan tekanan seperti di atas.
    Seperti halnya air yang dipanaskan (menyerap panas) dan mendidih pada suhu 100’C pada tekanan 1 bar (tekanan udara pada sea level).
    Tapi di gunung/dataran tinggi, tekanan udara lebih kecil dari 1 bar, sehingga air pun mendidih pada suhu <100'C

    Memang dengan tekanan 120psi, didapatkan suhu refrigerant yang lebih dingin dibandingkan 140psi. Tapi justru kapasitas pendinginan AC pada setting-an 140psi lebih besar dari pada 120psi.
    Penjelasannya, semakin tinggi tekanannya berarti semakin banyak jumlah freon yang harus dimasukkan ke dalam sistem AC. Ini paralel dengan semakin banyak freon cair yang terjadi di dalam evaporator saat kompresor bekerja.
    Sebagai ilustrasi, tekanan 120psi, hanya 1/4 bagian evaporator yang dingin / terisi freon cair dengan suhu 4.9 'C.
    Sementara 140psi, lebih dari setengah evaporatornya terisi freon cair dengan suhu 9.6 'C.
    Jika di total jendral, jumlah panas yang diserap oleh refrigerant pada ilustrasi dengan tekanan 140psi lebih besar dibandingkan dengan 120psi.

    Disisi lain dengan semakin tingginya tekanan, beban kompresor juga lebih tinggi, yang artinya ampere listriknya lebih tinggi (walaupun tidak terlalu signifikan), yang berbanding lurus dengan daya konsumsi listrik dan tagihan listriknya.
    Pada outdoor unit selalu terdapat plakat/sticker yang tertera batasan arus listriknya.
    Ini semata-mata untuk durability dan life time dari kompresornya.

    Sebagai catatan : Tekanan freon pada AC inverter tidak konstan seperti pada AC konvensional. Dia bervariasi tergantung dari rpm putaran kompresor yang diatur oleh controller inverternya.

  10. Kalau saya pakai pendingin ruangan ac dikamar suhunya yg sesuai kenyamanan saja, kalau tidur tidak usah pakai selimut atau piyama, dan tidak kedinginan. Kalau pakai selimut berarti terlalu dingin, ac hidup terus maka tagihan listriknya jadi banyak.

    • Iya betul, sebenarnya kalau pakai selimut berarti kedinginan ya. Tapi ada juga, yg seperti saya, meskipun panas kudu pakai selimut :). Nah ini susah, mirip seperti orang Indo kebanyakan, yang kalau makan tanpa nasi, katanya belum makan. 🙂

  11. Mf sblm’y, sy mohon info nya ttg type AC daikin invertr (3/4PK) / (1PK) yg paling terjangkau harga’y saat ΐñΐ donk, pak / bu…
    Maklum krn sy rencana baru mau mulai pasang Ac,
    Krn dri kecil sehari2nya hdp sdrhna, nggak mampu beli AC ,
    ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮
    Jd info spt ini sgt amat bermanfaat bagi saya,
    Oya, kalau beli AC tsb jd kita hrs beli selang khss’y lg ya?
    Brp stndrt tkanan utk AC daikin ya?
    Apa freon / tkanan’y bisa di tambah lg? (Utk merk daikin invrtr)
    Mklum saya bnr2 awam mengenai hal ini,
    Jd appn informsi nya akan sgt brmnfaat bagi saya,
    Trima ksih ,
    º†̬̊º ǤǑĐ 🙂 ƁĹ€ŠŠ 🙂 Ů º†̬̊º aLL 🙂

    • Duhhh…saya ini juga awan terhadap per AC an. Tetapi kalau sudah punya preference atas merek tertentu, akan lebih mudah menanyakannya ke toko penjual AC.
      Saya sendiri tidak pernah menggunakan merek Daikin for several reasons.
      Mungkin coba ditanyakan ke Electronic City atau Electronic Solution? Atau Best Denki?

          • Pak Guntur Utomo.
            Saya sdh pakai ac inverter merk p sejak pertama x keluar. Termakan promo iklan dan tdk pernah buktikan betul hemat atau tdk !!. Saat ini saya mau membeli 10 unit ac inverter untuk rumah baru saya. Rencana mau beli merk d inverter r410 a konon kata teman saya hemat listrik. ( teman saya meneliti dulu sebelum membeli) jadi bingung nich mana yg benar2 hemat listrik antara merk p atau d. Sama sama dari jepang merk nya. Salam Regia Gbu

            • Waduh, ternyata saya sekarang dijadikan konsultan AC :).

              Ibu Regia, promosi AC Inverter memang untuk hemat listrik, namun saya sendiri terung saja tidak pernah bisa membuktikannya hingga hari ini. Beberapa faktor menjadi penyebab kenapa saya kesulitan:
              pertama, cuaca yang tidak pernah stabil hingga kini, sehingga pada saat hujan, AC pasti secara automatic akan menjadi lebih dingin dibandingkan jika tidak hujan. Dengan demikan komparasi penggunaan listrik dari bulan ke bulan tidak pernah valid, akhirnya saya malas membandingkannya :).
              Kedua, komponen AC hanya salah satu pemakan listrik di rumah saya, sehingga sulit juga mengatakan berapa penurunan atau kenaikan yang diakibatkan oleh AC. Yang saya rasakan hanyalah tingkat kedinginannya tidak seperti AC Konvensional, bahkan setelah tekanannya saya naikkan.
              Ketiga, penghematan listrik yang tidak kasat mata ini harus ditebus oleh harga AC yang jauh lebih mahal daripada AC Konvensional, pipa yang lebih mahal, freon dan ongkos pemasangan yang lebih mahal. Jadi penghematan vs pemborosan bisa2 sama hasilnya :).

              Namun jika Ibu hendak memasang untuk rumah baru, silakan baca komentar Bpk Kris di atas yang sangat berpengalaman dengan AC.

              Salam 🙂

          • Maksud nya Pak Andry itu several reason…. Kan pada posting sebelum nya Pak Guntur bilang bapak tidak pernah meggunakan merk D karena several reason. cuma salah ketih tidak perlu pencerahan…. 🙂

      • Pak Guntur, bisa tolong di-share beberapa alasan yg Bapak maksud sehingga tidak memilik AC Daikin. kebetulan saya berencana akan mengganti AC dan Merk Daikin menjadi salah satu kandidatnya. Siapa tau bisa dijadikan pertimbangan. Terima kasih sebelumnya.

        Salam.

  12. saya baru beli AC Samsung AS05TULN 1/2 PK, apakah itu jenis AC inverter atau konvensional atau low watt yah? gimana cara mencari tau nya? brikut spesifikasi nya:

    Kapasitas Pendinginan 5.000BTU / Jam
    Kapasitas Pendinginan 1,5Kw
    Penghilang Kelembapan 0,8 l/Jam
    Sirkulasi Udara ( Maks, m³ / min) 6
    Tingkat Kebisingan (Tinggi di Luar Ruangan) 45dB

    220 – 240 / 50 / 1 Sumber Daya (V / Hz / Φ)
    Pendinginan Arus Beroperasi 2
    Konsumsi Daya (Pendinginan) 390 Watt

    • AC Inverter biasanya secara kasat mata ditempeli sticker Inverter, karena AC ini lagi naik daun sekarang dan mereka secara explisit mempromosikannya.

      Jika tidak ada, paling mudah menanyakan ke penjualnya.

      Salam

  13. Halo, saya lagi berencana ganti ac konvensional di kamar saya yg sudah berumur 16 tahun (merk Funai, made in Japan asli katanya sih) 1 PK (tentu saja non inverter) :D.. walau masih nyala, tapi sudah mulai bunyi kretek2 dan AC kalau dipakai lama menjadi gak dingin (sekitar 3 jam ke atas non stop)

    Tertarik dengan merk Panasonic (soalnya Funai sudah tidak ada lagi, padahal puas banget dengan keawetannya 😦 ), dan dari katalog, sepertinya tertarik pada antara 2 pilihan:

    CS-C9PKP (deluxe non inverter, nanoe-g, econavi)
    atau
    CS-S10PKP (inverter deluxe, nanoe-g, econavi)

    Tapi jujur aja jadi “galau” deh pilih antara konvensional vs inverter @_@

    Kesimpulan singkat yg saya petik dari semua yg saya baca di sini:
    * instalasi dan penanganan (service) ac inverter jauh lebih ribet
    * freon R410 lebih mahal tapi lebih ramah lingkungan (apakah bisa lebih mahal sampai 2-3x nya dibanding R22 ?)
    * teknisi yang awam dan kurang memahami perbedaan “perlakuan” terhadap ac inverter sehingga mengakibatkan ac inverter kurang optimal
    * harga ac inverter lebih mahal
    * penghematan bervariasi bergantung “Load” dari AC itu sendiri (semakin banyak aktivitas, semakin “mubazir” lah kita memakai AC Inverter

    Mohon koreksinya jika ada yg salah 😀

    Pertanyaan saya:
    Kondisinya skr… terus terang saya lebih concern ke durability/umur pakai dari AC itu sendiri (soalnya ribet kan ya kalau hemat listrik, tp ac nya cepet jebol, tetep aja dompet nya jebol ^_^)

    1. Dari pengalaman, bagaimana umur pakai ac inverter vs non inverter?

    2. Bagaimana mensiasati AC inverter agar cepat dingin (misalnya saat kita baru pulang ke rumah, tentu ingin pendinginan yang lebih cepat)

    Terima kasih, maaf kalau kepanjangan 😀

    • Saya rasa AC bermerek seperti Panasonic, Sharp, Daikin, Toshiba rata2 berumur panjang pak. Jadi mestinya tidak perlu khawatir dengan umur AC, bahkan beberapa AC sudah memberikan garansi tabung hingga 3 tahun, artinya mereka sangat yakin dengan kwalitas produknya. Saya yakin demikian pula halnya dengan AC Inverter.

      Kalau Bpk sempat membaca comment dari beberapa pembaca lain, menaikkan tekanan freon memberikan effek yang lumayan seperti yang saya alami, meskipun hingga saat ini tetap saya belum merasakan tingkat kedinginan seperti AC konvensional saya dulu.

      Mudah2an informasi di atas cukup membantu. Mohon membaca komentar pembaca2 lain yang bagus2 juga di posting saya ini.

      Salam

  14. Salam kenal pak Guntur, salut nih saya sama bapak karena mau berbagi pengalaman. Saya rencananya mau ganti AC konvensional saya ke AC inverter,tapi mau cari informasi lengkap dulu…

    Terimkasih
    Salam
    Bahrul Ulum

    • Salam kenal juga mas Bahrul. Terima kasih atas komentarnya yang sangat memberikan semangat saya utk tetap berbagi pengalaman, karena hanya itu yang saat ini bisa saya bagi2 secara gratis :).
      Sebaiknya Anda mengexplore kelebihan dan kekurangan AC Konvensional vs Inverter melalui toko atau tukang AC karena mereka yang paling sering berhubungan dengan benda ini 🙂

      Salam,

  15. slamat siang pak,mohon masukan dr tmn2 disini,skitar 4 blm yg lalu saya membeli ac sharp inverter 1,5pk type AH-XP5NSY dgn ukuran kamar 3×4 m, krn sy tinggal didaerah maka yg instalasi adlh tknisi lokal,sempat tambah/ganti freon krn ternyata ada pipa yg tertekuk dan sudah diganti (oya mrk (teknisi ini)udah paham mngenai freon untuk inverter.
    permasalahanx adalah jk siang hr panas, sama sekali tidak terasa dinginx biar udah diset ke 16 dgn kipas full speed,hnya malam hr aja br lumayan terasa,itu aja tidak seperti ac convensional, jk ac lama 24 aja udah dingin, ini udah 16 terasa seperti cm 25-26 aja. kira2 hal ini disebabkan apa apa ya….? trima kasih atas masukanx

  16. salam kenal pak gg,terus terang saja,sy sangat kecewa dng ac tnverter merk ‘S’ di hotel sy pakai ac tsb diatas,banyak sekali masalah,ampun dah dng ac tsb,selain freon mahal ketambahan unitnya sendiri sdh sangat2 mahal dan ribet lagi,memang banyak sekali faktor penyebabnya,skill pemasangan yg kurang faham dan sosialisasi brand ke user yg kurang jelas,ditambah promosi manis dari toko,menambah kurang charenya kita ke ac inverter dan brand tsb.kata terakhir dari saya,berhati-hatilah dalam menentukan pilihan agar supaya tdk ada dusta diantara kita.thank.

  17. Saya tambahkan,nilai hemat listriknya sampai detik ini belum terasa sama sekali,dan yg bikin sy lebih penasaran lagi,ac inverter merk ‘S’,info dari pemilik brand tsb,membutuhkan 4 line kabel power’ L-N-DATA-GROUNDING,dihotel sy ini,kita selalu mempergunakan grounding,yg menjadi pertanyaan sy,apakah benar kabel DATA diperlukan dan apa fungsinya.specificasi kabel saya, 3 x 2,5mm.mohon pencerahannya.thanks

  18. Pak, maaf mau tanya, perbedaan AC inverter dan konvensional apa yah? Saat ini saya punya merek LG 2 PK saya beli setahun lalu, apakah ac tsb konvensional atau inverter yah Pak? Dan sedikit masalah nih, ketika saya setting suhu 20 dan untuk menuju suhu 20 sangat lama, dan saya cek suhu kamar via remote AC masih kisaran suhu 26 dan ini terjadi sampai pagi. Kira kira apa yang salah Pak? Atau freon kurang atau capasitor atau thermis atau ada saran lain? Dan sudah di cek tekanan freon 80, apakah normal? Dan saya baca diatas ada ya menyebutkan 120-140 untuk tekanan freon. AC tsb rutin saya service ( cuci ). Mohon dapat dibantu asap yah Pak.

    • tambahan info, AC LG Hercules S-09LPBX-3, mohon bantuan informasi nya, karena rencana hari ini mau di eksekusi nih AC, mau diapain ? 😦

    • Hallo Ibu Delfi,

      Belum sempat membaca posting saya di atas ya> :). Ini saya copas kan sebagian tulisan di atas ya: “AC Inverter, katanya, berbeda dengan AC Conventional. AC Inverter, seperti istilahnya, menggunakan tambahan Inverter yang bertugas mengatur kecepatan motor dari kompresor untuk menghasilkan suhu yang diinginkan. Jika thermostat mendeteksi suhu ruang lebih panas dari yg kita inginkan, maka compressor akan diatur berputar lebih kuat untuk mengalirkan Freon sehingga didapatkan udara lebih dingin, alias meningkatkan penggunaan listrik. Sebaliknya, jika suhu ruang lebih dingin dari yang diinginkan, maka compressor akan diatur supaya berputar lebih lemah sehingga udara dingin yang disemprotkan AC berkurang, dan demikian pula penggunaan listrik akan berkurang.” Sedang AC konvensional tidak dilengkapi dengan inverter ini, jadi penggunaan daya tetap, mau suhu ruangan seperti apapun. Mudah2an menjawab ya.

      Saya sebenarnya bukan ahli AC lho, tetapi faktor penyebab kurang dinginnya AC macam2, bisa filternya kotor, bisa juga udara luar sangat panas, atau tekanan freon kurang seperti yang saya alami. Mestinya tukang AC sudah sangat paham mengenai hal ini. Meskipun tidak tahu, namun kalau hanya 80, rasanya amat sangat kurang tekanannya.

      Mungkin kira2 begitu ya.. Saya kudu belajar jadi tukang service AC juga nih sepertinya….wkwkwkw…

      Salam,

      • Pak,thanks for reply. Sore ini baru selesai di bongkar dan cuci indoor ( turun ) dan hasilnya, angin sudah kembali normal namun pendinginan masih kurang. Diawal sebelum turun indoor sudah di suntik freon sampai melebihi ambang batas yaitu 5 Amper lebih dg tekanan freon 140 lebih namun alhasil otomatis AC mati dan listrik turun. Sebagai informasi, Amper AC yg tertera di bodi mesin 3,2 dg daya 650 watt dan kapasitas 9000btuh/h dan refrigerant R 22 dan skg posisi tekanan freon di angka 90. Mohon bantuan donk dari bapak serta teman2 blogger untuk solusinya. Thank you so much.

  19. Salam kenal pak Guntur,
    Saya berniat mengganti AC saya dan sedang menimbang-nimbang merk dan type AC yang saya mau ambil. Dari komentar-komentar yang saya baca di atas, ada pertanyaan satu Napak yang belum di respon oleh pak Guntur tentang apa yang menjadi pertimbangan “several reason” bapak terhadap AC merk “D” siapa tahu bisa menjadi masukan pertimbangan saya sebelum saya salah ambil.
    Salam & Terimakasih

    • Hi Josie,

      Kurang lebih mungkin seperti ini ya, CMIIW :):
      1. Merk yang saya pilih lebih saya kenal (mungkin karena lebih berani promosinya)
      2. Modelnya lebih bagus n manis
      3. Featuresnya lebih banyak (salah satu yang harus ada dlm pilihan saya adalah auto on – off spy tidak capek hidupin dan matiin ac tiap hari)
      4. Harga
      5. Merk D lebih populer untuk gedung n kantor (mungkin karena kalah promo, bukan karena kalah bagus)
      6. Rekomendasi tukang AC 🙂 (ya karena merek yang saya pilih memang sudah pasaran, menguasai market share sejak dulu).

      Kira2 demikian, mudah2an membantu.

      Salam,

  20. Pak maaf mau tanya,dirumah saya pakai ac Inverter panasonic 1pk,baru2 ini karena mau renovasi akhirnya out door sy pindah jd bongkar pasang terus pipa ganti semua karena menurut tukang service nya pipanya yang biasa makanya diganti yang khusus pipa untuk ac inverter,.yang ingin saya tanyakan Pak ;
    1 apakah harga pengisian freon R410A per 10 psi? atau hanya sekali pengisian saja,.kalau saya kemarin isinya sampai 50 psi yg harga /10psi adalah 175.000.
    2 apakah tabung refrigerant untuk ac inverter R410A berwarna khusus seperti yg saya lihat diinternet berwarna pink,.kalau yg dirumah saya waktu itu tabungnya berwarna hijau,.saya cuma lihat tulisan spidol R410 ,..sedangkan yg saya baru baca diinternet katanya kalau ac inverter tabungnya khusus.
    mohon dibantu Pak,.karena tentang ac inverter masih kurang pengalaman,.
    Salam & terimakasih….

    • Hallo pak Triawan,

      Saya ini sebenarnya sama dengan bpk, sama2 pemakai :), tapi coba saya jawab, mudah2an tidak salah:
      1. Setahu saya hanya sekali pengisian saja, dan seingat saya jauh lebih mahal. Dan tekanan untuk AC Inverter harus tinggi, seingat saya skitar 140 psi.
      2. Untuk pertanyaan kedua saya benar2 tidak tahu jawabnya, karena saya sendiri tidak pernah mengikuti tukang AC mengisi outdoor unit saya, maaf ya :).

      Salam,

  21. salam super pa.Guntur
    aq salut dengan pa.Guntur,teruslah berbagi ilmunya,biar semua orang tahu dan mengerti soal AC, konvensional dan inventer.
    aq jadi ngerti berkat sheringnya.thnks n GBU

  22. salam kenal Pak Guntur,,saya hanya mau berbagi pengalaman tentang AC Konvensional dg AC inverter yg sudah saya Pakai..saya merasa semenjak menggunakan AC Inverter biaya operational saya jauh lebih hemat di bandingkan pakai AC konvensional dan dinginnyapun sesuai seperti yg saya inginkan..kita juga mesti tahu penyebab AC tidak dingin dan tidak hemat..yg pertama AC harus sesuai dengan kapasitas ruangannya…rumusnya PxLx500 untuk ruangan yg tidak terkena sinar matahari dan PXLX800 untuk ruangan yg terkena sinar matahari seperti ruangan 4×4 jika tidak terkena sinar matahari artinya harus memakai AC 1PK karena jika di kalikan 500 hasilnya 8000 sementara AC 3/4 PK BTU nya hanya 7000.yg ke2:bisa saja karena kesalahan dari pemasangan seperti yg Bapak jelaskan di awal,,karena banyak jasa pemasangan AC menggunakan pipa almunium yg harganya lebih murah padahal itu sama sekali tidak sarankan karena pipa almunium gampang bocor,,yg di sarankan adalah pakai pipa tembaga..jika bocor pastinya Ac tidak akan dingin karena Freon yg di kompresor tidak tersalurkan sampai ki indoor.karena pada dasarnya Preon yg ada di kompresor tidak akan pernah keluar sedikitpun terkecuali pipanya bocor.yg ke3:standar pemasangan Pipa untuk AC 1/2-1PK pipa tembaga yg harus dipasang minimal 3meter dan maximal 7meter,sedangkan AC 11/2PK-21/2PK pipa tembaga yg terpasang minimal 5 meter,,jika jarak antara indoor dan outdoor jaraknya hanya 1-2 meter solusinya pipa tembaganya di gulung.kalau dulu pengetahuan kita semakin dekat pipa maka AC akan semakin dingin maka sebenarnya itu salah..dan diantara semua Merk AC menurut saya yg paling bagus itu adalah SHARP..karena bukan saja dingin dan hemat yg kita dapat tapi juga sehat,,karena hanya SHARP yg mempunyai tehnologi ion plusma cluster yg sudah di akui dunia…dan ion Plusma clusterpun sudah di buat hak paten oleh oleh SHARP…pada dasarnya uang bisa di cari tapi kesehatan itu mahal harganya.

  23. Assalamualaikum. Wah seru juga yah sharingnya jadi ikutan walau aetikel sdh tahunan
    Ikutan nambahin aja :
    Ac inventer bisa hemat bila ruangan sering tertutup dan tidak banyak orang beda ( ruangan sering terbuka maka hawa dingin akan keluar begitu pula bila ruangan di huni banyak orang maka beban ac inventer akan bertambah) saya sependapat dgn masukan2 di atas. Akibatnya Ac Inventer berdaya hemat namun tetap mahal krna 2 faktor.
    Mudah2an silahturohim lwt media ini mencari solusi terbaik seputar ac yah…..wa alaikum salam….

  24. Assalamualaikum, mantab nih artikel… sy coba sedikit nambahin apa yang saya tau, kebetulan saya orang teknik dan mengerti sedikit tentang AC, saya akan coba kasi masukan.
    1. Lakukan pengecekan setelah pekerjaan pemasangan, mulai dari tekanan Freon, pemasangan indoor unit, pemasangan outdoor unit, instalasi pipa, instalasi kabel power.
    kalau seandainya ini sudah benar, nyalakan Ac dan rasakan angin yang keluar dari celah indoor unit,

    2. Ubah mindset kita kalo seandainya ac kurang atau tidak dingin harus nambah freon. karna penyebab terjadinya kedua masalah ini ada banyak faktor. maksudnya freon tidak akan berkurang atau habis kalau seandainya pemasangan instalasi pipa tidak bocor.

    3. tekanan freon harus sesuai dengan arus/daya listrik yang terpakai
    mis. ac konvensional memakai freon R22 dengan tekanan anatara 60-80psi,kapasitas ac 9000btu/1pk arus listrik 4,1A voltage 220v.gunakan clamp Ampere untuk cek arus. (penjelasanya akan panjang kapan-kapan kita di bahas)

    4. cek kondisi ruangan, apabila kapasitas ac dan ruangan cukup dengan memakai rumus2 diatas, pastikan saat ac dalam kondisi hidup, ventilasi,jendela,pintu atau sisi bagian ruangan tidak ada yg bisa di lewati oleh udara dari luar. ingat sisitim kerja ac hanya pengkondisian suhu dalam ruangan dengan cara sirkulasi udara yang di lakukan indoor unit.

  25. Salam kenal pak GG,
    Kebetulan saya lagi cari A/C karena yg sekarang ukurannya kekecilan.
    Semakin banyak pendapat orang, semakin bingung jadinya karena masing2 punya pengalaman kurang menyenangkan dengan berbagai merk A/C (dari D, P, S, L, S*g, dll), dengan berbagai problem yang berbeda2.
    Sampai akhirnya saya menyimpulkan:
    a) Semua A/C dari pabrikan ternama punya kualitas yang mirip2. Pabrikan besar pasti punya kemauan memperbaiki kualitas produk mereka, dan pasti punya kemampuan research yang besar (baik dari segi finansial maupun resource). BTW, disini saya tidak membicarakan merk ‘hit&run’ dengan distributor yang ‘tidak jelas’ asal-usulnya 🙂
    b) Kapasitas A/C yang kekecilan membuat kompresor bekerja keras, dan akibatnya tagihan membengkak dan kemungkinan daya tahan outdoor si A/C. Kira2 600btu/m2 atau 650/m2 bagi yang suka dingin
    c) Instalasi awal (pengalaman teknisi, pipa, letak) adalah hal yang SANGAT kritikal (mungkin bahkan lebih kritikal dari merk A/C nya sendiri?). Yang lebih parahnya biasanya sang teknisi akan menjawab “bisa..bisa” dan pada saat A/C tidak berfungsi dengan baik, mereka sudah siap dengan berbagai alasan (yang paling gampang bagi mereka tidak angkat telpon lagi kalau kita terlalu bawel)
    d) Diperlukan perawatan (maintenance) berkala terlepas apapun merk nya untuk memperpanjang umur A/C
    e) Listrik yang tidak stabil berperan dalam keawetan umur A/C
    f) Kebanyakan orang terbiasa dgn A/C yang ‘nyembur’: langsung ke badan, suhu serendah”nya. Hal ini yang membuat kebanyakan orang kurang bisa menerima A/C yang stabil di suhu ‘standar nikmat’ yaitu sekitar 25 derajat Celcius
    g) Banyak teknisi A/C yang minim pengalaman dengan A/C Inverter, dan jadinya mereka selalu merekomendasikan A/C konvensional (dan ini pilihan paling aman untuk merekomendasikan). Sama seperti jaman perpindahan dari karburator ke Fuel Injection pada dunia otomotif
    h) Teknologi Inverter sudah tidak semahal beberapa tahun yang lalu, dan apabila A/C Inverter sudah lebih ‘merakyat’, maka otomatis duron nya juga tidak semahal saat ini, dan mungkin mendekati harga freon R22

    Begitu kira2 rangkuman ‘research” saya. Mungkin pak GG bisa menambahkan?

  26. salam kenal pak GG,
    sekedar share saja,
    menurut saya AC dengan Inverter sangat membantu dalam menghemat listrik seperti yang sudah dijelaskan comment di atas,
    saya sangat tertarik dengan teknologi penghematan listrik, penghematan yang saya lakukan dengan di bantu teknisi pemasangan AC memodifikasi 1 PK ac inverter (sharp), 1 outdoor, 3 indoor + ACWH ( free air panas) dengan cara :
    1. mencabangkan AC water heater pada outdoor, sehingga mendapatkan free air panas dan ternyata meringankan kerja kompressor, otomatis menghemat daya yang digunakan.
    2. merubah proses liquid ke gas tidak di outdoor, namun +/- 1 meter sebelum indoor + percabangan pipa, dengan konfigurasi ketika diaktifkan :
    – ruang 1, ( master room ), di set 60 psi…………………….. daya terpakai ~2 A
    – ruang 1 + 2, di set 60 psi + 20 Psi = 80 psi………………. daya terpakai ~2,4 A
    – ruang 1+2+3, di set 60 psi + 20 psi + 20 psi = 100 psi…. daya terpakai ~2,8 A

    hasil pendinginan :
    – master room, bisa diset sampai mengigil.
    – ruang 2 & 3, sejuk nyaman suhu 25~26

    note 1:
    -menggunakan pipa tembaga yang lebih tebal agar tahan high pressure, mahal namun awet.
    – menggunakan refrigent R22, karena cukup 60 psi sudah dapat terjadi proses kondensasi yg baik , jika R410A harus diatas itu ( pertimbangan more pressure = more power ), walaupun r22 tidak di recomend pada compressor inverter, namun setelah saya dalami tidak ada temuan masalah sampai saat ini, isu yang beredar perbedaan oil pada kompressor yang berbeda.
    – indoor tambahan harus di tambahkan solenoid valve jika mau independent.

    improovement yang saya lakukan dengan listrik 1300watt mampu meyalakan semua tanpa “ngejepret” dimalam hari:
    1. AC 1PK inverter dengan 3 indoor aktif,
    2. 2 TV LED 32″ + 1 TV42″ + home theater + laptop
    3. 1 unit booster pump @80watt
    4. >20 lampu LED 3~9 watt
    5. 1 unit kulkas 4 pintu sharp + 1 unit kulkas hot & cool polytron.
    6. mesin RO untuk minum.

    note 2 :
    – mesin pumpa air tanah tidak diaktifkan (170 watt)
    – dispenser tidak diaktifkan (300watt)

    • Salam kenal pak.
      Saya ingin bertanya, berapa keseluruhan biaya memodifikasi AC 1 PK ac inverter (sharp), 1 outdoor, 3 indoor + ACWH ( free air panas) termasuk harga ac dan alat* lain nya pak..
      Karena saya ingin memasang ac di rumah kontrakan saya, disana ada 3 kamar 3x3m tapi tidak dipasang ac.
      Terimakasih

      • AC Sharp 1PK inverter beli digudang sharp / panasonic (reject ) di depan pasar serdang, terakhir cek 2,9jt
        indoor second yang ada remotenya ( 300 sd 400 ), namun recomend indoor yang baru biar lebih seragam, mungkin kisaran per unitnya 1, 2 jt
        Solenid valve 3 pcs, Check Valve 2 pcs,
        AC water heater merek Climatic cap 60 ltr, dulu thn 2011 belinya 2,5 jt di MGK ( tidak termasuk pasang, nanti dipasangin sekalian ama teknisi ac )
        Selang ac ( lupa merknya) namun recomend yang agak tebal
        selang water heater yang warna merah
        untuk teknisi AC kalau posisi bapak masih disekitaran jakarta – bekasi bisa hubungi pak Yudi 0812 9419750, setau ane dia pelopor modif ac sistem beginian.

  27. apa perbedaan oli compresor ac inverter dan ac biasa.jika ada perbedaanya,untuk jenis ac inverter pake oli jenis apa?trimakasih

  28. Saya makin galau aja nih, sekarang ada yg bilang freon R22 bisa juga dipakai untuk AC inverter. Apa betul? Ada pengaruh jangka panjang gak ya? Saya tertarik dengan merk P*******C kebetulan ada kenalan saya yg dealer merk itu. Pilihan antara deluxe inverter vs deluxe non inv. Jadi bingung, bukan ke selisih harga unitnya tapi lebih ke jangka panjangnya (durability, serviceable, dan parts nya)

  29. salam kenal pak, saya mau tanya apakah fan speed berpengaruh pada pemakaian listrik ? dan pengaturan fan speed berapa yang menghemat listrik ? terima kasih sebelumnya pak…

  30. AC Inverter menurut saya, banyak penjual(toko) tidak dapat menjelaskan:
    1.Cara pemakaiannya( REMOTE CONTROL )
    2.Cara kerja dari ac itu sendiri( pipa freon harus tebal karena AC Inverter pakai R-410-
    bekerja pada tekanan tinggi(120-140 PSI), AC Konvensional 60-80 PSI)
    3.AC Inverter bekerja berdasarkan Fan speed( LO=300 watt,Med=600watt, Hi=900watt)

  31. Mau ber bagi pengalaman dengan ac daikin. Basically, ketersediaan spare parts nya parah, bisa nunggu 1 bulan, teknisi kurang Pinter, management service ya ngak baik. Sudah 3x ngalamin dengan lokasi ac yg berbeda. Jadi, konsisten kekecewaan saya dng daikin.

  32. Akhirnya… saya ngak jadi beli AC inverter setelah di yakinkan dengan info di blog ini dan kesaksian beberapa temen lainnya yg kuciwa. Saya pake yg standard saja dengan tambahaan beberapa features yg salah satunya juga bisa menyesuaikan temperature ruangan 1 derajat lebih panas saat tidur. Misalnya saya set di 25 C awal nya dingin OK…. kalau terus di temp ini kan lama2 kedinginan… nah AC ini akan adjust menjadi 26C dengan berjalannya waktu. Kalau mau untel2 an kedinginan kayak oom Guntur bilang…. feature ini ngak usah dinyalakan. Semoga aftersales nya tidak mengecewakan… karena kebiasaan tidur dengan hawa dingin. Bila after sales nya ngak baik … sengsara juga tidur tanpa ac dan it gets very personal jadinya.

  33. Saya mau share dikit..saya beli ac daikin 1/2 pk..tp ada hal” yg mmbuat saya tdk tenang,..1. di out doornya tdk ada kterangan BTU nya..2. setelah saya cek trnyata tkanan gas nya 90-100 psi, pd saat masang tdk dicek sama tknisinya..3.kartu garansinya tidak lngsung saya dapatkan..saya hrs nunggu tlp dari tmpat saya beli ac..baru 3 hari saya pasang baru..
    mohon infonya apakah kondisi itu normal utk ac yg bagus?

  34. Saya pemakai sharp inverter 2 ini 1 yg bisa 400w dan 600w, sudah hampir setahun pakai, dingin gak dingin tergantung porsi dalam ruangan atau berapa org dalam ruangan, untuk ruangan 3 x 4m didalam sendirian saya tidur set 400watt 25 C sudah cukup dingin & malahan masih pakai selimut, untuk 4orang biasa saya set 21 C tergantung kondisi cuaca kalau hujan set ke 23 C sudah cukup dingin, jarang-jarang set ke 600watt,

    masalah susah gak susah perbaiki tergantung teknisinya saja mau belajar mau dalamin atau gak repair ac inverter
    masalah hemat gak hemat memang hemat pakai ac inverter, bisa hemat sampai 50%

  35. ho..ho..ho…seru banget nih
    Ayo semangat bagi yang suka Teknologi Baru, silahkan share yang bijak, karena teknologi baru selalu diciptakan untuk lebih baik.
    Nah…untuk yang kurang berani PERUBAHAN, silahkan ngekor aja….biar slamet.
    Kalo saya…pro Teknologi Baru
    Salam Tetap Semangat…!!!

    • Kita ngg perlu pusing2, Pertamina sdh memproduksi HydroCarbon refrigerant yg 100% ramah lingkungan, hemat listrik hingga 30%, kompresor lebih halus dingin lebih sejuk karena bahan baku murni dari sumber alam perut bumi kita. (bukan sintetis seperti R22,134,410 dll). saya punya AC low watt 1/2PK merek China, watt awal 320W setelah diganti hydrocarbon menjadi 1,3Ah 260watt. Apalagi mulai jan 15 Menteri Perindustrian sudah melarang penggunaan refrigerant R22

  36. pak sy mau cari ac yang pas tuk ruangan 3*4 m. cuma saya masih gak tau nih tentang ac inferter & konvesional. klw saya baca penjelasan bapak diatas saya tertarik dengan ac konvisional. sy mau tanya pak kalau merk ac konvisonal, merk apa yang bagus pak?

  37. waduh om… sebenarnya inverter itu hemat om, saya dah pasang beberapa unit tdak ada masalah, dari DAIKIN, SHARP, PANASONIC. munkin pemasangannya tidak mengikuti SOP, harus dilakukan pemakuman, karena setahu saya R410A klo tercampur dengan udara rusak, yg mengakibatkan kurang dingin. dan sebenarnya inverter itu dinginya lebih cepat dan tajam.

  38. Saya sudah memasang ac merk D****N terakhir minggu, 9 Nov 2014 yang inverter 1/2 pk, ini adalah pemasangan ke 3 merk yang sama, karena sebelumnya sudah pasang juga merk yang sama tahun 2011 (1/2 pk inverter) dan 2012 (3/4 pk inverter). Selama ini belum pernah bermasalah. Memang harga unit maupun pemasangannya agak jauh di atas AC merk lainnya, tetapi saya berprinsip “ada harga ada rupa”. Pemeliharaan juga mudah, selama ini saya hanya membersihkan filter yang indoor saja, sedangkan outdoornya belum pernah (krn diletakkan di dak di atas lantai 2 shg agak susah dicapainya Hidden Content ).
    Untuk pipa tembaganya memang kata penjualnya perlu yang tebalnya 0,7 mm karena freonnya yang R410 tekanannya lebih kuat drpd yang R22, dan karena beli di dealer resminya agak mahal, jadinya saya hanya beli unitnya saja (kebetulan sudah pernah beli sebelumnya jadi dapat diskon harga lumayan), sedangkan pasang pakai tukang pasang ac di luar penjual dan perlengkapan lainnya beli sendiri (pipa, kabel, selotip, flexible, colokan, dll), saya kemarin beli pipa tembaga merk Kembla (Crane), sehingga total ongkosnya untuk upah pasang dan peralatannya lebih murah +/- 30% dari yang ditawarkan penjualnya (dan dengan bahan yang lebih bagus).
    Pipa merk Kembla (buatan australia) tersebut bila diperlukan untuk dibengkokkan karena situasi pemasangan, tidak menjadi gepeng (dan ini kata yang pasang ac suka kejadian bila menggunakan merk yang biasa), memang harganya juga hampir 2 kali lipat yang biasa. Demikian semoga membantu.

  39. kelebihannya : kalo AC inverter lebih ngak berisik. terus kompresor ngak hidup-mati-hidup-mati (yang juga berisik).

  40. Saya baru beli ac sharp inverter 0,5pk,menurut saya dinginnya lama banget dan ga dingin2 amat. Seingat saya Tukang AC nya menyetel tekanan freon di 80 psi. Dari pembahasan sebelumnya saya jadi berpikir mgkn itulah penyebab AC saya tdk dingin. Pertanyaan saya,, apakah tidak ada resiko buruk di kemudian hari jika tekanan dinaikkan menjadi 140psi (misal ada komponen AC yang cepat rusak), dan bagaimana dengan tagihan listriknya apakah sudah dpt di ketahui tetap hemat atau tidak? Trims

    • sebenernya sy mau curhat masalah ac nih. Saya baru aja jual ac LG low watt 1pk krn sy rasa terlalu kecil utk kamar sy (4×6). Jd sy ganti dgn ac split daikin second 1,5pk tp outdoor national. Memang sih cukup dingin. Tp yg menjadi masalah adalah pulsa listrik sy jd jauh lebih boros. Kira2 klo sy ganti ac inverter akan jauh lebih hematkah? Atau sy harus ganti ac low watt 1,5pk? Apakah ac inverter 1pk cukup atau hrs 1,5pk? Berapa watt keduanya?

  41. Di rumah , di ruang tamu nya pasang ac inverter dan di kamar saya pasang ac konvensional, kok saya ngerasain perbedaan yaa, pas dari kamar ke ruang tamu kok ruangan tamu nya agak lembab ya, dan kuldan agak nyesek saya kalo lama2 di ruang tamu. apakah ada hub nya ya dengan penjlsan diatas ya ?? Nice Info.

  42. Ini Posting sudah lama ya, saya cuma ingin menambahkan, Ac konvensional menggunakan refrigerant R22 yang artinya tidak ramah lingkungan atau menyebabkan global warm, namun memiliki keunggulan mudah menghantarkan dingin.
    Ac Inverter rata2 menggunakan refrigerant R410A yang artinya ramah lingkungan, namun kemampuan penghantar dingin sedikit lebih rendah dari R22.
    Saat ini Ac inverter sudah beralih menggunakan refrigerant R32 yang ramah lingkungan dan diklaim lebih dingin dari R22.
    semoga comment saya berguna, trims.

Leave a reply to HARRY Cancel reply