Bawaannya Blackberry tapi kok Oon ya…kikikikk…

Hari ini entah kenapa, setelah makan siang, BBM (BlackBerry Messenger) saya tersendat-sendat untuk kemudian mati suri. Saya kira hanya BB saya saja yang kena ‘stroke ringan’ karena hal seperti ini sudah lazim terjadi akhir2 ini, di layar BB saya sekarang suka muncul icon jam muter ke orang bingung gitu🙂, terutama setelah RIM mulai tersengal-sengal karena masalah keuangan.

Saya coba melakukan soft rest, tetapi tidak mau, saya coba sekali lagi, tidak berhasil juga. Kemudian saya cabut baterainya, tidak berhasil juga, hmmm…coba lagi, tetap tidak berhasil, bahkan di depan message yang saya ketikkan muncul tanda silang. Tidak biasa2nya seperti ini.

Saya menghabiskan waktu cukup lama untuk melakukan hal ini, karena mereset BB hingga dia mulai bisa digunakan lagi bisa memakan waktu beberapa menit. Namun rupanya saya tidak sendiri, selagi kebingungan, istri saya menelpun mengabarkan bahwa dia tidak bisa dihubungi via bb, kemudian sekretaris saya juga, dan ternyata teman2 saya juga. Rupanya bukan hanya XL, tetapi semua operator terkena ‘stroke’ rupanya🙂.

Hal yang tampak sepele ini ternyata berdampak besar karena beberapa teman yang tadinya selalu berkomunikasi ke saya lewat BB, tiba2 menelpun kebingunan menanyakan apa yang terjadi dengan BB saya, padahal BB dia juga bermasalah🙂. Luar biasa sekali ya ketergantungan kita terhadap perangkat ini.

Kejadian ini berlanjut hingga sore hari, mungkin sekitar pukul 17:00 ke atas, hingga tiba-tiba BB saya mengamuk, tang ting tung tang ting tung, tidak berhenti. Saya pikir pasti sisa2 message yang belum terkirim selama server RIM ‘stroke’ tadi. Ehhh ternyata bukan, ternyata broadcast message dari teman2 saya.

Penasaran saya buka, isinya spt ini:

Pengguna BB:

Pesan ini untuk menginformasikan semua pengguna kami, bahwa server kami baru saja benar-benar penuh, jadi kami meminta bantuan Anda untuk memperbaiki masalah ini. 

Kita perlu pengguna aktif kami untuk mengirim untuk ulang pesan ini ke semua orang di daftar kontak Anda untuk mengkonfirmasi pengguna aktif kami yang menggunakan BlackBerry Messenger, jika Anda tidak mengirim pesan ini ke semua kontak BlackBerry Messenger Anda maka account Anda akan ditetapkan tidak aktif dengan konsekuensi dari kehilangan semua kontak Anda.

Simbol akan mengupdate otomatis dalam BB Anda, ketika Anda menyiarkan pesan ini. BlackBerry Anda akan diperbarui dalam waktu 24 jam itu akan memiliki baru layout dan. warna baru untuk chatting.

Dear BlackBerry pengguna, Kita akan melakukan update untuk BBM dari 11:00 sampai 05:00 ini ke hari. Anda jika Anda tidak mengirimkan ini ke semua kontak Anda memperbarui Anda akan dibatalkan dan Anda tidak akan diizinkan untuk chatting dengan kontak Anda sebagai Anda memiliki version. If pic lama tampilan Anda tidak akan berubah, itu karena ‘BlackBerry’ adalah memperbarui, silahkan kirim pesan ini ke semua kontak Bukan broadcast sembarangan Ini serius! Bisa di cek”

Demikian bunyi broadcast message yang saya terima itu, saya ketik persis, tepat seperti yang saya terima, termasuk titik koma dan tanda2 bacanya. Yang saya ganti hanya logo dengan huruf BB, selebihnya persis plekk..

Setiap kali saya delete, muncul lagi broadcast baru dengan isi yang sama, yang bahkan dikirimkan oleh teman2 saya yang sorry to say pinter and professional2.

Duhhhh….gemes bener saya. Kok mau2nya seeehhh dikerjain orang iseng kayak begini …. Benar2 menjengkelkan dehh..

Setiap kali saya terima, saya sibuk mengingatkan ke pengirim: Kok mau2nya sih diboongi🙂. Responsenya: Ooo boongan ya… Yeeeee…..

Kenapa saya tidak ikut2an membroadcast?.

Pertama, coba saja baca message di atas, bahasanya aja “pating pecotot”🙂 begitu (apa yah terjemahan pating pecotot ini ? :)), apa iya dikirim dari perusahaan sekaliber RIM. Bacanya aja bingung. Apalagi di akhir message pake ditambahi: Bukan broadcast sembarangan Ini serius!….wkwkwkwk…

Kedua, masa iya RIM sedemikian kurang ajarnya menyuruh customernya untuk broadcast2 pake ngancam2 segala.

Ketiga, masa iya RIM mengirimkan pengumuman dengan cara broadcasting seperti ini?

Duhhh…kok temen2 mau2nya dibohongi sihhh…Sorry lho kalau saya katakan O on, supaya lain kali mbok ya lebih kritis sedikit gitu🙂. Jangan ketularan virus pingin nomor satu yang ngebroadcast, tapi tanpa menyeleksi atau mengkritisi isinya.

Hal ini sering terjadi teman2 saya, asal copy paste dari BM yang dia terima, bahkan tanpa membaca. Padahal sering kali isinya sangat berbahaya kalau di broadcast, tapi ya gitu deh…yang penting menjadi pertama yang broadcast.

So, please kritis dikit ya sayyy…wkwkwk

Salam BBM…:)

12 thoughts on “Bawaannya Blackberry tapi kok Oon ya…kikikikk…

  1. iya, emang nyebelin….tang tung tang tung…..
    isinya broadcast an semua, trus isinya aallaaaamaakkkk……
    amat sangat gak profesional, katanya klu ga broadcast , account akan gak aktif dan bla bla bla

    emang siapa butuh siapa ya? hahahahaaaa

  2. Hahahaha… Om, pas saya baca message-nya, saya kira Om juga percaya… (saya bingung mikir: “ngapain si Om share message ginian di blog”). Ternyata saya salah…🙂

    Tapi lucunya, banyak orang yg percaya aja yah… maybe they don’t even read the whole message, and just forwarding it? ;P

    • Hi Anton sorry baru reply.

      Masa saya percaya begituan🙂. Sy msh cukup teliti utk tidak asal forward, tapi mostly teman2 sy msh suka menjadi yang pertama memforward berita. Jadi suka kecolongan🙂

  3. Pgn komen, kpn ya blackberry bakalan bankrut dan ngejadiin bbm sebagai aplikasi chat yg bisa di pake di stiap jenis handphone🙂
    Ide sbenernya pgn bgt ga pake handset blackberry, cmn krn butuh bbm nya aja.
    Pernah nyoba off bbm, ngalihkan chat ke twitter/ym/whatsapp/line/sms sekalipun, tp kyknya org Indonesia (trutama dilingkungan sy) gamau lepas dr bbm, sy jg jd serasa ilang kontak🙂 client nyariin sy pun via bbm, hadeuuhh.. Alhasil bbm sy aktifkan lg..

    Hadeuhhh… #darilubukhatiterdalam

    • Saya setuju, sampai sekarang BBM adalah instant messaging terbaik yang pernah saya pakai. Saya pakai whatsapp, ym, google talk, lync, imessage dll, tp tidak ada yg sepowerful BBM.

      Masalahnya, entah karena alasan apa, BB tidak pernah mempromosikan BBM. Yang dari dulu diagung2kan adalah Push Mail, yang malah jarang saya pakai.

      Mail bisa nunggu saya pulang kantor, baca di noteboo, buka attachement dan reply.

      IM harus saat itu, apalagi Group di BB luar biasa ampuh untuk manage project dan team.

      Sayang RIM tidak berhasil mengatasi persaingan😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s